sort
close
photo_album Katalog Produk gallery_thumbnail Tender design_services Custom group Tentang Kami newsmode Artikel question_mark FAQ call Hubungi Kami auto_stories Terms & Conditions
Login
Card Image

Catat Daftar Furniture Kamar Mandi Bergaya Minimalis

Kamar mandi memainkan peran penting dalam aktivitas relaksasi. Kamar mandi dengan gaya minimalis menawarkan nuansa modern dan bersih, yang mendukung momen relaksasi di rumah. Hal ini menjadikan desain kamar mandi minimalis banyak digemari oleh pemilik rumah.  Untuk mewujudkan gaya minimalis pada kamar mandi, dibutuhkan berbagai elemen yang tepat untuk mendukung gaya ini. Salah satunya yaitu penggunaan furniture yang tepat, seperti dukungan desain dan material yang simple. Selain itu, furniture yang mendukung fungsionalitas juga jadi favorit gaya kamar mandi minimalis.    Pentingnya Memilih Furniture untuk Kamar Mandi Minimalis Setiap hunian pasti memiliki kamar mandi. Meskipun area ini terbatas dan memiliki sedikit ruang, kamar mandi selalu memainkan peran penting. Selain digunakan untuk membersihkan diri, kamar mandi juga merupakan tempat untuk bersantai. Karena merupakan ruang penting, kamar mandi membutuhkan desain yang nyaman, bersih, dan bebas kelembaban. Salah satu desain yang dapat diterapkan yaitu kamar mandi dengan desain minimalis. Desain minimalis merupakan kombinasi dari konsep yang mengutamakan efisiensi, fungsionalitas, gaya, dan kesederhanaan.  Memilih furniture yang sesuai sangat penting untuk mendukung gaya minimalis. Terlebih lagi, memilih furniture yang tepat seperti ukuran dan desain yang ringkas, akan membantu memaksimalkan penggunaan ruang tanpa membuatnya terasa penuh. Desain minimalis juga mendukung penyimpanan yang rapi. Seperti laci atau rak minimalis cukup menyimpan perlengkapan mandi dengan rapi tanpa mengambil banyak tempat.   8 Furnitur untuk Kamar Mandi Minimalis Untuk mendukung gaya minimalis pada kamar mandi, memilih furniture kamar mandi minimalis yang tepat merupakan hal utama. Berikut terdapat list delapan furniture kamar mandi minimalis. 1. Vanity Sink Vanity sink adalah jenis wastafel yang terpasang di atas atau meja atau lemari. Vanity sink merupakan furniture kamar mandi minimalis yang seringkali dipilih untuk kamar mandi minimalis, karena desainnya yang clean dan menyediakan tempat penyimpanan.  Vanity sink sangat populer karena desain minimalisnya menambah nilai estetika pada kamar mandi. Model vanity sink juga telah banyak berkembang. Terdapat model floating yang tidak memiliki kaki-kaki, agar terlihat lebih ringkas.  2. Mirror Cabinet Furniture kamar mandi minimalis berikutnya yaitu mirror cabinet. Mirror cabinet adalah lemari atau kabinet yang dilengkapi dengan pintu cermin di bagian depannya.  Pintu cermin pada mirror cabinet tidak hanya berfungsi sebagai cermin untuk bercermin, tetapi juga sebagai pintu untuk mengakses isi kabinet di dalamnya. Furniture ini menjadi solusi praktis untuk menyimpan barang-barang esensial dengan cara yang estetis dan hemat ruang. 3. Wall-Mounted Shelves Masih berkaitan dengan penyimpanan, furniture kamar mandi minimalis berikutnya yaitu wall-mounted shelves. Rak penyimpanan dinding ini dapat menambahkan ruang penyimpanan tanpa memakan banyak ruang lantai.  Rak ini ideal untuk menyimpan botol, obat-obatan, handuk atau aksesori mandi kecil peralatan mandi hingga dekorasi. Untuk mendukung gaya minimalis, rak dengan bahan kayu atau logam mewakili gaya ini dengan baik.  4. Freestanding Bathtub Freestanding bathtub adalah jenis bak mandi yang berdiri sendiri dan tidak terpasang di dinding atau lantai. Bak mandi ini didesain dengan kaki atau alas yang kuat untuk menopangnya. Furniture ini biasanya diletakkan di tengah ruangan atau di area yang cukup luas di kamar mandi.  Freestanding bathtub dengan clean lines dan desain sederhana, menciptakan tampilan yang cocok untuk kamar mandi bergaya minimalis. Bathtub dengan model ramping dan terbuat dari bahan seperti akrilik atau batu, juga mendukung gaya ini.  5. Wall-Hung Toilet Wall-hung toilet, adalah jenis toilet yang dipasang di dinding tanpa memiliki alas yang menyentuh lantai. Toilet ini tergantung di dinding dengan bantuan kerangka khusus yang tersembunyi di dalam dinding.  Dalam kamar mandi gaya minimalis, wall-hung toilet menjadi furniture kamar mandi minimalis yang sering dipilih karena desainnya menciptakan estetika minimalis yang bersih dan ramping. Toilet ini memberikan tampilan yang lebih modern dan lapang.  6. Towel Rack Towel rack berdesain ramping termasuk salah satu furniture kamar mandi minimalis. Towel rack (gantungan handuk) yang ditempatkan di dinding dapat menghemat ruang dan memberikan tempat yang mudah dijangkau untuk menggantung handuk.  Gantungan handuk yang terbuat dari logam atau kayu dengan desain minimalis, akan menyatu dengan dekorasi kamar mandi minimalis lainnya.  7. Wall-Mounted Toilet Paper Holder Wall-mounted toilet paper holder dibutuhkan untuk kamar mandi bergaya minimalis. Toilet paper holder yang dipasang di dinding menjadikannya mudah saat dijangkau.  Toilet paper holder saat ini juga tersedia banyak pilihan bentuk dan bahan. Bahan kayu dengan clean lines, serta siluet sederhana dapat menjadi pilihan furniture kamar mandi minimalis.  8. Minimalist Stool Stool adalah jenis furniture yang biasanya digunakan sebagai tempat duduk yang tidak memiliki sandaran atau sandaran tangan. Stool seringkali memiliki kaki atau penyangga untuk menopang tubuh, dan bisa beragam bentuk serta desain tergantung pada kebutuhan dan gaya.  Di kamar mandi minimalis, stool dengan gaya minimalis dapat digunakan untuk bangku kecil tambahan. Fungsinya bisa untuk meletakkan perlengkapan mandi, atau sebagai bangku rias, agar sesuai dengan tema.    Baca juga: Tips Desain Interior Kamar Mandi Berukuran Kecil Tren Desain Interior Kamar Mandi di Tahun 2024   Tips Memilih Furniture untuk Kamar Mandi Minimalis Sumber: Pexels   Memilih furniture kamar mandi minimalis memerlukan perhatian pada fungsi, ukuran, dan gaya untuk memaksimalkan ruang yang terbatas. Berikut terdapat tips memilih furniture kamar mandi minimalis. Pertimbangkan Ukuran Pilihlah furniture kamar mandi minimalis yang proporsional dengan ukuran kamar mandi. Hindari furnitur yang terlalu besar yang bisa membuat ruangan terasa sesak. Fokus pada Fungsionalitas Prioritaskan furniture yang memiliki fungsi ganda atau penyimpanan tambahan. Seperti vanity sink dengan lemari bawah atau rak penyimpanan dinding. Ini membantu mengoptimalkan ruang dan menjaga kamar mandi tetap rapi. Pilih Material yang Tahan Lama Karena lingkungan kamar mandi yang lembab, pastikan furniture kamar mandi minimalis yang dipilih tahan terhadap kelembaban dan tahan lama. Material seperti kayu atau plastik PVC yang tahan air bisa menjadi pilihan yang baik. Perhatikan Desain Sederhana Pilihlah furniture kamar mandi minimalis dengan desain yang sederhana dan minimalis untuk menciptakan tampilan kamar mandi yang bersih sekaligus terorganisir. Hindari ornamen berlebihan atau detail yang rumit yang bisa membuat ruangan terlihat ramai. Gunakan Warna Terang Warna-warna terang dan cerah dapat membantu menciptakan tampilan yang lebih terbuka serta lapang dalam kamar mandi minimalis. Hindari pemilihan warna gelap yang dapat membuat ruangan terasa lebih kecil.   Cari Jasa Custom Interior untuk Rumah Anda di Interbox Kamar mandi bergaya minimalis bisa terwujud dengan pemilihan elemen yang tepat, salah satunya furniture. Seperti vanity sink, mirror cabinet, wall-mounted shelves, freestanding bathtub, wall-hung toilet, towel rack, wall-mounted toilet paper, dan minimalist stool.  Anda sudah siap untuk merasakan kemudahan dalam melakukan desain interior pada rumah Anda, sebaiknya kunjungi Interbox. Anda juga dapat berkonsultasi langsung secara GRATIS untuk menyesuaikan layanan interior yang cocok. Jadi tunggu apa lagi? Ciptakan interior rumah yang nyaman untuk keluarga Anda, bersama Interbox!

Card Image

Kenali Desain Interior Rumah yang Anti Gerah, Cocok untuk Negara Tropis

Memiliki rumah yang nyaman merupakan impian semua orang. Kenyamanan yang identik dengan kesejukan ini bisa diwujudkan melalui desain interior yang anti gerah. Desain interior ini mengedepankan material-material yang dapat menghalau panas dan menciptakan suhu yang lebih dingin.  Merancang rumah anti gerah membutuhkan pertimbangan cermat. Ini mencakup beberapa faktor, termasuk orientasi bangunan, bahan yang digunakan dalam konstruksi, dan peneduh serta ventilasi. Semua ini ditujukan untuk menciptakan ruang hidup yang nyaman dan sejuk.  Terlebih lagi, desain interior rumah anti gerah dapat mendukung penghematan energi dan menciptakan ekosistem yang ramah lingkungan. Manfaat desain interior rumah anti gerah dapat dirasakan saat memasuki bulan-bulan terpanas, atau pada rumah yang ada di negara dengan iklim tropis. Untuk mewujudkan desain interior rumah anti gerah, simak tipsnya di bawah ini.    Apa itu Desain Interior Rumah Anti Gerah? Desain interior rumah anti gerah bisa diartikan sebagai perancangan desain interior untuk menciptakan hunian yang mampu menghindari panas yang berlebihan. Desain interior ini kemudian mampu menghasilkan atmosfer yang sejuk, sehat, dan ramah lingkungan.  Pada praktiknya, desain interior rumah anti gerah berfokus pada pembangunan sirkulasi udara yang baik, pemilihan material yang sejuk atau dapat menghalau panas, tata letak ruang yang tepat, pemilihan warna-warna terang dan elemen lainnya yang mendukung.    Kenapa Penting Memilih Desain Interior Anti Gerah untuk Rumah? Desain interior rumah anti gerah sangat penting untuk direalisasikan, karena desain ini menjadi kunci dalam menghasilkan sirkulasi udara alami sekaligus mengurangi hawa panas. Hal ini dikarenakan, desain interior yang mendukung kenyamanan, berpengaruh besar pada kesehatan penghuninya.  Desain interior yang menyejukkan rumah dapat mengurangi pemakaian energi seperti AC. Alat pendingin ini nyatanya menyumbang emisi udara. Penggunaan AC tidak hanya mahal, bahkan, juga buruk untuk lingkungan.  Diketahui, pendingin ruangan pada tahun 2016 menanggung atas 1045 ton metrik emisi CO2. Ini mencakup 10% dari konsumsi energi global saat ini. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat, dengan perkiraan bahwa pendinginan akan mencapai 37% dari total permintaan energi dunia pada tahun 2050. Alat pendingin udara juga berbahaya karena cara kerjanya bergantung pada refrigeran yang disebut Hidrofluorokarbon (HFC). Adapun HFC menyumbang 1% dari semua emisi gas rumah kaca, namun pengaruhnya ribuan kali lebih kuat dari karbon dioksida.  Oleh karena itu, rumah yang mendukung desain interior alami, dapat membantu mengurangi efek lingkungan, dengan mengurangi kebutuhan terhadap pendingin udara. Desain interior rumah anti gerah akan mendukung efisiensi energi dan kesehatan lingkungan dalam jangka panjang.    Baca juga: Interior Adaptif pada Rumah untuk Jangka Panjang Cara Memilih Lantai Rumah yang Tidak Mudah Kotor   7 Konsep Desain Interior Rumah Anti Gerah Sumber: Pexels   Desain interior rumah anti-gerah adalah sebuah konsep yang memprioritaskan kenyamanan dan kesegaran udara di dalam rumah. Berikut terdapat beberapa konsep desain interior rumah anti gerah. Memakai Kaca UV-Deflecting Untuk Jendela Lengkapi jendela dengan low e-coating, yang efektif memantulkan cahaya UV. Fitur inovatif ini memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam ruangan sambil mencegah penumpukan panas berlebihan.  Tirai dapat dibuka sepanjang siang, tanpa kekurangan kenaikan suhu yang signifikan atau paparan radiasi matahari yang berbahaya. Sebagai alternatif, dapat juga menggunakan tirai dengan heat-reflective, dengan bahan bambu atau aluminium.  Memanfaatkan Fungsi Ventilasi Memperbaiki aliran udara di rumah sangat penting untuk mempertahankan atmosfer yang sejuk. Pertimbangkan untuk memasang sistem filtrasi udara seperti exhaust fans.  Tempatkan alat ini di area-area penting seperti dapur, kamar mandi, atau area laundry. Pentingnya alat ini yaitu mampu menghilangkan udara lembab, serta mendukung sirkulasi udara segar di seluruh ruangan. Selain itu, pemasangan ventilasi di loteng dapat memfasilitasi aliran udara ke atas. Ketika udara hangat di dalam rumah secara alami naik, udara tersebut dikeluarkan melalui ventilasi ini sambil menarik udara segar dari luar.  Penting juga untuk memaksimalkan pembukaan pintu dan jendela. Interior yang ditempatkan dengan tepat, memungkinkan udara sejuk masuk serta beredar dengan bebas di dalam rumah. Menggunakan Bahan Bangunan yang Anti Gerah Material permukaan yang dingin ketika disentuh sangat direkomendasikan dalam memilih desain interior anti gerah. Material ini akan menjaga rumah tetap sejuk. Material yang menghasilkan kesejukan seperti batu alam, marmer, semen, atau ubin porselen.  Material-material ini terasa lebih dingin saat disentuh karena mampu menyerap panas dengan cepat. Pemasangan vapor barriers, house wraps, serta indoor wall coverings yang dapat ditembus, bisa juga untuk melindungi rumah dari kelembaban. Melengkapi Rumah dengan Tanaman Hijau Pertimbangkan desain interior green, yaitu menambahkan tanaman hijau. Tidak hanya sebagai dekorasi, tanaman hijau dapat menyaring udara, sehingga menghasilkan oksigen yang mampu menyegarkan ruangan.  Agar maksimal, pertimbangkan untuk memiliki dinding hijau. Dinding yang dapat menghalau panas ini terdiri dari kumpulan tanaman hijau. Menanam pohon di teras atau pekarangan rumah, juga bermanfaat untuk mengalirkan udara sejuk ke dalam rumah.  Mengaplikasikan Warna Cat yang Lebih Terang Salah satu elemen penting dalam desain interior yaitu cat rumah. Warna gelap menyerap lebih banyak energi panas. Cat yang lebih terang seperti putih, krem, biru muda, atau merah muda untuk menjaga rumah tetap sejuk di iklim panas.  Warna-warna ini memiliki kualitas reflektif yang sangat baik, yang dapat mengurangi penambahan panas. Adapun semakin banyak sinar UV yang akan dipantulkan dari pilihan warna cat terang, dan menjaga rumah tetap sejuk.  Menambahkan Water Feature Water feature adalah elemen dekoratif yang melibatkan air. Contohnya termasuk air mancur, air terjun, atau kolam. Dalam desain interior modern, water feature tidak hanya dapat dipasang di luar rumah, melainkan juga di dalam ruangan, dengan dukungan desain inovatif dan menarik.  Tidak hanya mampu meningkatkan kesejukan dalam ruangan, water feature memberikan dorongan secara psikologis. Studi telah menunjukkan bahwa suara yang menenangkan dari air yang mengalir, dapat membuat otak berpikir seolah sedang berada dalam lingkungan yang lebih sejuk. Memasang Ceiling Fan  Ceiling fan dapat menurunkan suhu dalam ruangan dengan mengedarkan udara. Kipas ini merupakan opsi pendingin ruangan termurah dan memiliki dampak rumah kaca yang paling rendah. Untuk aliran udara dan pendinginan yang optimal, memilih ceiling fan lebih baik dibandingkan dengan standing fan.  Ceiling fan memiliki bilah lebih panjang dan lebar, yang menghasilkan aliran angin yang lebih kuat. Kipas yang dipasang di tengah langit-langit, memastikan bahwa angin yang dihasilkan menyebar ke seluruh ruangan untuk cakupan maksimal.   Cari Jasa Custom Interior untuk Rumah Anda di Interbox Menerapkan elemen desain interior anti gerah, dapat menghasilkan efek pendinginan dan mengoptimalkan kemampuan rumah untuk menangkal panas. Kuncinya ada pada pemilihan material yang dapat menyerap panas dengan cepat, atau yang memantulkan cahaya UV. Jika Anda ingin merasakan kemudahan dalam melakukan interior desain pada rumah Anda, sebaiknya kunjungi Interbox. Anda juga dapat berkonsultasi langsung secara GRATIS untuk menyesuaikan layanan interior yang cocok, antara Tender dan Custom. Jadi tunggu apa lagi? Ciptakan interior rumah yang nyaman untuk keluarga Anda, bersama Interbox!

Card Image

6 Pertimbangan dalam Merencanakan Layout Kamar Tidur

Kamar tidur menjadi ruang privat yang paling penting di rumah. Menjalani rutinitas yang sibuk setiap harinya, kebutuhan akan tidur berkualitas menjadi sangat krusial. Selain meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, istirahat yang cukup telah terbukti bermanfaat bagi fungsi kekebalan tubuh, kesehatan mental, dan bahkan membantu penurunan berat badan.  Menciptakan lingkungan yang mendorong tidur berkualitas sangatlah penting. Maka, layout kamar dibutuhkan untuk mengatur tata letak dari elemen furniture serta dekorasi lainnya, sambil memaksimalkan fungsi ruangan.    Apa itu Layout Kamar? Kamar tidur terdiri dari furniture maupun dekorasi penting seperti tempat tidur, meja lampu, lemari pakaian, dan lainnya, yang berfungsi sebagai ruang pribadi untuk istirahat dan relaksasi. Layout kamar berarti aktivitas penataan tata letak di kamar, dengan memaksimalkan kegunaan sekaligus daya tarik estetika dari elemen-elemen tersebut.  Merencanakan layout kamar akan membantu menciptakan ruang yang memenuhi kebutuhan, kenyamanan, dan gaya hidup penghuninya dengan baik. Hal ini menghindari space yang tidak terpakai dengan maksimal, hingga pemakaian furniture yang berlebihan atau justru kekurangan furniture.    Bagaimana Perencanaan Layout Kamar? Dalam perencanaan layout kamar, hal pertama yang harus dilakukan yaitu mengidentifikasi kebutuhan penghuni rumah. Mulai dari identifikasi jumlah penghuni yang akan menggunakan kamar, siapa yang akan menempati kamar, hingga furniture apa saja yang dibutuhkan.   Hal tersebut mempengaruhi fitur utama seperti ukuran tempat tidur dan kebutuhan penyimpanan. Perencanaan layout kamar juga mencakup pemetaan ruang, penempatan furniture, dan dekorasi penting lainnya.  Setelah itu, mulai menggambar layout diatas kertas. Bisa menggunakan kertas dan menggambarkan layout kamar dengan alat tulis. Atau di dunia digital ini, banyak platform online desain layout kamar 2D atau 3D yang akan membantu proses layout secara maksimal dan lebih cepat.    Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Desain Interior Kamar   Pertimbangan dalam Merencanakan Layout Kamar  Sumber: Pexels   Dalam merencanakan layout kamar, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Hal ini untuk menghindari kesalahan yang berkaitan dengan fungsionalitas maupun kelebihan barang yang tidak perlu. Berikut pertimbangan dalam merencanakan layout kamar. Tentukan Fungsi Kamar Pertimbangan pertama sebelum memulai layout kamar yaitu mengetahui tujuannya. Menetapkan tujuan merupakan kunci utama saat merancang layout yang baik. Jika tujuan kamar juga untuk bersantai, berikan ruang untuk menonton TV atau kegiatan bersantai lainnya. Apabila ditujukan juga untuk bekerja, pastikan ada workspace yang cukup, mulai dari meja kerja, rak buku, dan pencahayaan untuk bekerja. Namun, jika kamar hanya untuk tidur saja, jauhkan posisi tempat tidur dari area berisik di dalam kamar.  Ketahui Ukuran Kamar Setelah menentukan fungsi kamar, mulailah untuk mengukur besar kamar. Hal ini akan mempermudah penempatan furniture dan elemen desain lainnya secara efisien untuk memaksimalkan ruang yang tersedia. Dengan mengetahui ukuran kamar, perhitungan jarak saat meletakkan furniture menjadi lebih mudah diperkirakan. Pastikan terdapat jarak antara furniture serta elemen desain lainnya, seperti jendela atau pintu, untuk menciptakan aliran (flow) yang nyaman dan fungsional di dalam kamar. Posisi Tempat Tidur Sebagai bagian furniture paling penting di dalam kamar, tempat tidur secara alami akan menjadi titik fokus ruangan. Tempat terbaik untuk meletakkan tempat tidur biasanya pada sepanjang dinding terpanjang. Tempatkan tidur secara simetris untuk menciptakan kamar tidur yang tenang. Umumnya, tempat tidur diletakkan di antara dua jendela atau dua rak terpasang agar lebih simetris.  Mengatur Furniture Jarak antar furniture dengan elemen dekorasinya sangat penting dalam merencanakan layout kamar. Dengan mengetahui ukuran kamar, perhitungan jarak saat menempatkan furniture dan komponen lainnya menjadi lebih mudah diperkirakan. Hal ini menciptakan aliran (flow) yang nyaman dengan menggunakan fungsi furniture dengan baik.  Contohnya, tempat tidur, lemari pakaian, sofa, dan lain-lain. Lalu, lanjutkan mengatur furniture yang lebih kecil, seperti rak samping meja atau dekorasi pelengkap lainnya.  Perhatikan Pencahayaan Pencahayaan yang terkontrol dengan baik sangat penting saat mempertimbangkan layout kamar yang baik. Harus ada cukup cahaya untuk melakukan tugas penting seperti saat membersihkan diri maupun untuk beristirahat. Ukuran kamar tidur yang memiliki langit-langit tinggi, akan membantu cahaya alami masuk. Sedangkan kamar dengan langit-langit rendah, lampu bergaya flush-mount atau pot processed akan lebih cocok. Pilih Warna Sesuai Selera Memilih warna dinding yang tepat untuk layout kamar juga merupakan hal penting, karena warna berkaitan erat dengan mood penghuninya. Warna-warna menenangkan seperti biru, hijau, dan merah muda sering digunakan karena membangkitkan atmosfer yang lebih menenangkan.    Cari Jasa Custom Interior untuk Kamar Anda di Interbox Layout kamar dilakukan dengan tujuan untuk menjadikan kamar menjadi ruangan yang nyaman untuk dihuni. Selain itu, agar memungkinkan penggunaan ruang yang efisien dan maksimal. Tujuan lainnya berkaitan dengan estetika ruang, agar menciptakan tampilan yang menarik.  Ingin merasakan kemudahan dalam melakukan design interior untuk kamar Anda, sebaiknya segera kunjungi Interbox. Anda juga dapat berkonsultasi langsung secara GRATIS untuk menyesuaikan layanan interior yang cocok, antara Tender dan Custom. Jadi tunggu apa lagi? Ciptakan interior kamar yang nyaman , sekarang juga!

Card Image

8 Jenis Pintu untuk Rumah dan Penggunaannya

Pintu merupakan komponen utama dari suatu rumah, yang fungsi utamanya sebagai akses keluar dan masuk penghuni di dalamnya. Pintu juga berperan penting sebagai fitur keamanan, menjaga privasi dan estetika. Selain itu, pintu merupakan elemen yang menghubungkan antara penghuni di dalam rumah dan di luar ruangan.  Peran pintu yang banyak mengembangkan jenis pintu rumah di zaman modern ini. Makan, saat membangun rumah, memilih jenis pintu perlu memperhatikan jenis kebutuhan, gaya, beserta fungsinya. Catat berbagai jenis pintu rumah dan tips memilihnya di bawah ini.    Pentingnya Mengetahui Jenis-Jenis Pintu untuk Rumah Banyaknya jenis pintu rumah terkadang membuat bingung dan bimbang saat memilih jenis yang tepat untuk rumah. Maka, mengetahui jenis pintu rumah dan penggunaannya sangat penting. Seperti yang diketahui, pintu rumah berfungsi sebagai perlindungan dan keamanan penghuni di dalamnya.  Selain masalah keamanan, jenis pintu rumah dapat berpengaruh pada estetika. Estetika merupakan faktor penting dalam memilih pintu yang tepat. Karena itu, mencocokkan jenis pintu rumah dengan furniture serta desain interior yang lain harus tepat. Jenis pintu yang dipilih akan meningkatkan tampilan dan keserasian seluruh rumah.   8 Jenis Pintu untuk Rumah dan Penggunaannya Sebelum membangun sebuah rumah, pemilihan jenis pintu perlu dilakukan. Selain itu, ketahui mengenai penggunaannya, sesuai dengan ruangan yang akan dibangun. Di bawah ini, terdapat berbagai jenis pintu rumah beserta penggunaannya.  1. Classic Panel Door Jenis pintu rumah yang paling umum digunakan di banyak rumah yaitu classic panel door (pintu panel klasik). Classic panel door tersedia dalam berbagai ukuran, dengan desain panel yang bervariasi, seperti six-panel door, four-panel door, dan two-panel door. Jenis pintu klasik ini ditujukan untuk penggunaan di dalam maupun di luar ruangan.  2. Pocket Door Pocket door adalah jenis pintu rumah yang tersembunyi di dalam dinding. Cara kerjanya dengan meluncur ke dalam atau keluar dari dinding diatas rel tersembunyi. Pocket door biasanya digunakan di ruang yang memiliki keterbatasan ruang, seperti kamar mandi atau ruang tamu yang sempit.  3. Bifold Door Pintu lipat atau bifold door merupakan jenis pintu rumah yang terdiri dari dua atau lebih panel yang terhubung dengan engsel. Bifold door dirancang untuk melipat saat dibuka, sehingga menghemat ruang. Bifold door sering digunakan pada lemari pakaian, ruang penyimpanan, atau sebagai pintu yang menghubungkan ruangan dalam rumah.  4. Louvered Door Louvered doors (pintu berjendela) digunakan untuk ruangan yang membutuhkan ventilasi udara. Pintu ini memiliki serangkaian jalur udara dan cahaya yang terbuka di bagian atas atau bawah pintu.  Louvered doors mempertahankan sirkulasi udara, bahkan saat tertutup, untuk menjauhkan kelembaban. Jenis pintu rumah ini sering digunakan di tempat-tempat seperti lemari, ruang penyimpanan, ruang pantry, atau sebagai pintu eksterior.    Baca juga: Jenis Jendela yang Cocok untuk Rumah   5. French Door Sesuai dengan namanya, French door merupakan pintu panel kaca yang berasal dari Perancis pada abad ke-17. French door dikenal dengan pintu ganda yang yang menggabungkan panel kaca, sehingga memberikan ruangan banyak cahaya tambahan. French door biasanya digunakan untuk pembatas ruang dalam dan ruang luar, seperti balkon. Jenis pintu rumah ini juga cocok digunakan pada home office, atau menghubungkan ruang tamu dan ruang makan. 6. Barn Door Barn door merupakan jenis pintu yang terdiri dari dua panel yang tergantung di rel di atas pintu. Barn door biasanya terbuat dari kayu dan memiliki panel besar yang dapat digeser karena memiliki rel. Jenis pintu rumah ini biasanya digunakan untuk membagi ruangan. Penggunannya bisa untuk kamar mandi, dapur, atau lorong. Barn door juga sering digunakan sebagai elemen dekoratif yang unik dan fungsional, seperti sebagai pintu kabinet atau ruang penyimpanan.  7. Sliding Door Sesuai dengan namanya, sliding door atau pintu geser berarti pintu yang dapat digeser ke satu sisi untuk dibuka. Sliding door biasanya digunakan di bagian belakang atau samping rumah, yang dibuka ke arah teras atau dek. Namun, jenis pintu rumah ini juga bisa ditemukan di bagian dalam rumah seperti lemari, ruang utilitas, atau tempat penyimpanan.  8. Pivot Door Pivot door merupakan pintu yang engselnya terletak di bagian atas dan bawah, sehingga mengubah cara pintu terbuka. Jenis pintu ini memberikan sentuhan gaya modern. Pintu pivot juga memungkinkan penghuni masuk dan keluar dari rumah tanpa harus melangkahi ambang pintu.  Hal ini penting bagi orang-orang yang menggunakan kursi roda atau alat bantu jalan. Karena ukuran  pivot door cukup besar, pintu ini biasa terdapat di rumah dengan ukuran besar. Biasanya, pivot door dipasang di ruang tamu, kamar tidur, atau ruang kantor.    Tips Memilih Jenis Pintu untuk Rumah Anda Sumber: Pexels   Berbagai jenis pintu rumah yang tersedia di pasaran, memberikan banyak opsi. Namun, tidak semua jenis pintu rumah cocok dengan desain rumah atau berfungsi dengan baik. Untuk itu, berikut terdapat beberapa tips memilih jenis pintu rumah. Tentukan Kebutuhan Fungsional Pelajari terlebih dahulu fungsi dan tujuan dari pintu yang ingin dibangun. Apakah tujuannya untuk pintu depan, pintu dalam rumah, pintu balkon, atau pintu eksterior lainnya. Kebutuhan fungsional akan membantu dalam memilih jenis pintu yang sesuai. Perhatikan Desain Interior dan Eksterior Pilihlah jenis pintu rumah yang sesuai dengan gaya desain interior dan eksterior rumah. Misalnya, untuk rumah dengan gaya modern, pivot door atau bifold door mungkin lebih cocok. Sementara itu, rumah dengan nuansa tradisional mungkin lebih baik dengan classic panel door. Kualitas Material Pilihlah material jenis pintu rumah yang tahan lama dan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, pintu kayu memberikan tampilan hangat dan tradisional. Sedangkan, pintu logam atau fiberglass bisa lebih tahan terhadap cuaca dari luar rumah. Keamanan Fungsi utama adanya pintu yaitu untuk keamanan penghuni rumah. Pastikan jenis pintu rumah yang dipilih memiliki tingkat keamanan yang memadai. Pintu depan harus dilengkapi dengan kunci yang kuat dan sistem pengaman tambahan jika diperlukan. Perhatikan Ruang yang Tersedia Ukur dengan teliti ruang tempat pintu akan dipasang. Pastikan pintu memiliki ruang yang cukup untuk membuka dan menutup dengan lancar tanpa menghalangi furnitur atau area lainnya. Gunakan jenis pintu rumah pocket doors atau sliding doors untuk ruangan yang lebih sempit.   Cari Jasa Custom Interior untuk Rumah Anda di Interbox Selain berfungsi untuk jalan keluar-masuk rumah, keamanan serta privasi penghuni rumah, pintu juga memiliki peran estetika. Maka, terdapat berbagai jenis pintu rumah yang bisa dipilih, mulai dari jenis klasik, dorong, lipat, dan lain-lain.  Apabila Anda ingin merasakan kemudahan dalam melakukan design interior untuk rumah Anda, sebaiknya kunjungi Interbox. Anda juga dapat berkonsultasi langsung secara GRATIS untuk menyesuaikan layanan interior yang cocok, antara Tender dan Custom. Jadi tunggu apa lagi? Ciptakan interior rumah yang nyaman untuk keluarga Anda, bersama Interbox!

Card Image

Tips Menciptakan Desain Interior Kamar Anak yang Sehat!

Kamar anak yang sehat tentu suatu hal yang selalu ingin diwujudkan oleh para orang tua. Sebagai ruang pribadi, sebuah kamar anak harus mendukung kenyamanan, agar tumbuh kembangnya secara fisik dan mental tidak terganggu.  Dengan sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya berkembang, anak-anak sangat rentan terhadap penyakit. Desain interior kamar anak yang sehat pun perlu diwujudkan, karena anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam kamar tidur, baik siang maupun malam.   Oleh karena itu, mendesain kamar anak tidak hanya memperhatikan desain interior yang menarik. Dalam merancang sebuah kamar anak yang sehat, dibutuhkan perhatian pada pemilihan desain interior yang mendukung kesehatan anak. Berikut terdapat tips menciptakan desain interior kamar anak yang sehat.    Apa itu Desain Interior Kamar Anak yang Sehat? Desain interior kamar anak yang sehat berarti mengedepankan aspek-aspek yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak. Pendekatan dalam merancang kamar anak ini melibatkan pemilihan elemen penting demi mewujudkan kesehatan fisik dan mental anak, yang dimulai dari ruang pribadinya.  Pemilihan elemen khusus juga perlu diperhatikan, seperti material, tata letak, dekorasi, dan fitur ruangan lainnya. Elemen-elemen ini juga harus mendorong perkembangan fisik, emosional, serta mental anak secara optimal.   Kenapa Penting Menciptakan Desain Interior Kamar Anak yang Sehat? Menciptakan desain interior kamar anak yang sehat sangat penting bagi para orang tua. Kamar yang dirancang dengan mengedepankan aspek kesehatan, dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan fisik dan mental. Hal-hal tersebut akan mendukung kebahagiaan anak. Sebagai ruang pribadi, lingkungan sehat yang tercipta dari kamar anak dapat memfasilitasi pertumbuhan serta perkembangan yang optimal. Desain dan pemilihan warna yang lembut, serta pencahayaan yang baik, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur anak, meningkatkan konsentrasi, sekaligus mengurangi stres. Lingkungan kamar yang sehat juga penting diperhatikan karena berkaitan dengan pertumbuhan emosional dan sosial anak-anak. Sebuah ruangan kamar anak yang dirancang dengan membangun area untuk bermain dan berinteraksi dapat mendorong keterampilan sosial.   Manfaat Desain Interior Kamar Anak yang Sehat Desain interior kamar anak yang sehat tidak hanya mencakup aspek estetika, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Berikut beberapa manfaat dari memiliki desain interior kamar anak yang sehat. Peningkatan Kesehatan Mental Desain interior kamar anak yang nyaman dan menyenangkan, dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan mental anak. Ruang yang dipenuhi dengan warna-warna cerah dan elemen-elemen menyenangkan mampu mengurangi stres serta meningkatkan mood. Stimulasi Kreativitas dan Imajinasi Dalam tumbuh kembang anak, dibutuhkan tools untuk mengasah daya kreativitas dan imajinasi. Hal ini bisa diterapkan pada desain interior kamar anak yang kreatif. Memasukkan unsur-unsur seperti lukisan, mainan edukatif, maupun area bermain, mampu membuat anak mengeksplorasi dan belajar. Mengurangi Polusi Udara dan Suara Desain interior kamar anak juga ditujukan untuk mengurangi polusi udara dan suara yang membahayakan kesehatan anak-anak. Polusi suara dapat dikurangi efeknya dengan furniture atau dekorasi yang terbuat dari bahan alami, seperti kayu, tirai kain, karpet bertekstur. Sedangkan kualitas udara bersih bisa ditingkatkan dengan memberikan tanaman hijau.    Baca juga: Tips Menciptakan Desain Interior Apartemen Kids-Friendly   Tips Menciptakan Desain Interior Kamar Anak yang Sehat Sumber: Pexels   Untuk mendukung tumbuh kembang anak yang baik, kamar anak yang sehat perlu diwujudkan. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menciptakan desain interior kamar anak yang sehat. 1. Gunakan Palet Warna yang Menenangkan Warna dapat mempengaruhi mood anak, baik warna pada dinding, maupun warna furniture. Biru dikenal sebagai salah satu warna yang paling menenangkan dan membantu mengurangi ketegangan.  Pastikan untuk memilih warna biru lembut dan tidak terlalu terang. Pilihan warna lembut lainnya termasuk ungu atau abu-abu. Warna-warna ini bernuansa netral, jadi cocok untuk anak laki-laki maupun perempuan.  2. Hindari Suara yang Mengganggu Anak-anak sangat sensitif terhadap suara. Maka, rancanglah kamar untuk meminimalkan suara, karena suara yang keras dapat mengganggu kualitas tidur anak.  Ini dapat dilakukan dengan menghilangkan mainan atau pemutar musik yang mengeluarkan suara dari kamar tidur, serta memastikan pintunya cukup tebal untuk mengurangi suara dari luar. 3. Perhatikan Kerapian Kamar Ruang yang penuh sesak bukanlah ruang yang sehat. Pastikan kamar tidur anak bersih dan bebas dari barang-barang yang berserakan. Kamar yang berantakan dapat meningkatkan hormon stres serta mengurangi fokus.  Kurangi jumlah barang yang tidak perlu bisa menjadi solusi. Kegiatan membersihkan kamar juga mendorong anak untuk belajar bertanggung jawab, sekaligus menjadikan ini agenda kegiatan rutin yang sehat.  4. Pertimbangkan Bahan yang Aman Furniture, dekorasi, dan mainan merupakan hal penting yang harus diperhatikan saat merancang kamar tidur sehat. Bahan kimia tahan api, yang dikenal sebagai organohalogen, sebaiknya dihindari. Ini telah dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti kanker, penurunan IQ, defisit belajar, masalah hormon, dan lainnya. Bahan kimia seperti peredam api, BPA, phthalates, juga harus dihindari, karena dapat memicu masalah kesehatan yang tidak kalah berbahaya. Beberapa bahan yang baik contohnya terbuat dari kayu, bambu, bebas PVC, bahan katun organik atau rami, dan apapun yang bisa terurai. 5. Perhatikan Pencahayaan Siklus tidur dan bangun anak diatur oleh cahaya. Pagi dan siang hari sebaiknya penuh dengan cahaya terang, sementara sore atau malam sebaiknya lebih gelap.  Utamakan cahaya alami masuk ke dalam kamar tidur. Namun, jika kondisi tidak mendukung, carilah lampu yang bisa diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan waktu. Dengan pencahayaan yang baik, kondisi fisik lebih terjaga di siang hari dan siap untuk tidur saat malam hari. 6. Minimalisir Teknologi Teknologi penting dalam dunia modern. Namun, pemakaian yang terlalu berlebihan dapat menjadi masalah. Paparan radiasi dari layar dapat mengganggu kualitas tidur. Cobalah mendorong anak melakukan kegiatan lain seperti bermain, membaca buku, menggambar, atau kegiatan fisik lainnya. Jika tidak dapat menghilangkan teknologi sepenuhnya karena anak-anak membutuhkan gadget untuk mengerjakan tugas sekolah atau belajar, usahakan mematikan teknologi sebelum tidur. Mengatur waktu penggunaan waktu belajar dan penggunaan gadget juga bisa jadi solusi.  7. Atur Suhu dan Kualitas Udara Pastikan kamar memiliki suhu yang sejuk dan nyaman, serta bebas dari debu. Penggunaan AC maupun humidifier bisa dilakukan untuk kondisi cuaca tertentu.  Ventilasi yang baik juga akan menjaga aliran udara sekaligus mengurangi jumlah debu dan polutan di udara. Tetapi jika rumah tidak berventilasi, penggunaan air purifier akan membantu.   Temukan Inspirasi #ASpaceToGrow untuk Anak Anda Bersama Interbox Desain interior kamar anak yang sehat berpengaruh pada tumbuh kembang anak secara fisik dan juga mental. Kamar yang sehat juga mendukung kreativitas, produktivitas hingga mendorong kemandirian. Untuk itu, para orang tua perlu berusaha untuk menciptakan kamar anak yang sehat.  Penggunaan palet warna yang lembut dan menjaga kamar agar selalu rapi mempengaruhi mood anak. Memperhatikan bahan-bahan pada mainan, furniture, dan dekorasi sangat penting karena beberapa bahan bisa mengandung elemen berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan anak. Kini, Anda dapat langsung konsultasi secara GRATIS mengenai kebutuhan interior untuk kamar anak Anda! Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan desain interior kamar khusus yang akan disesuaikan dengan preferensi kamar anak Anda secara Custom! Jadi tunggu apa lagi? Temukan kemudahan interior sekarang juga!  

Card Image

Inilah Berbagai Warna Dinding yang Cocok untuk Desain Interior Bergaya Industrial

Desain interior bergaya industrial yang berasal dari Eropa, semakin banyak diterapkan di dalam negeri. Gaya ini pada awalnya merupakan hasil dari rekonstruksi bangunan pabrik atau warehouse yang ditinggalkan. Karena elemen industrinya sangat kental, gaya ini disebut dengan gaya industrial.  Gaya industrial telah mencuri perhatian dan banyak diadopsi untuk desain rumah, perkantoran, maupun restoran dan cafe. Gaya ini menawarkan desain interior menciptakan kesan luas, tegas, dan berkarakter, serta menggunakan material yang alami sekaligus ramah lingkungan.  Warna dinding merupakan hal utama yang dipertimbangkan untuk menciptakan gaya industrial. Maka, sebelum memilih furniture maupun elemen lainnya untuk melengkapi gaya ini, warna dinding bergaya industrial sangat penting diperhatikan terlebih dahulu. Cek artikel di bawah ini yang membahas pilihan warna dinding bergaya industrial!   Pentingnya Memperhatikan Warna Dinding untuk Desain Interior Bergaya Industrial Rumah bergaya industrial menawarkan karakter dan estetika tersendiri. Untuk membangun rumah dengan gaya ini, diperlukan desain interior yang mendukung, mulai dari jenis material, furniture, hingga warna dinding.  Adapun warna dinding bergaya industrial menjadi kunci utama agar suatu rumah terlihat sesuai dengan tema yang diinginkan. Warna dinding bergaya industrial yaitu yang bernuansa gelap dan alami, merupakan hal pertama yang wajib diperhatikan. Warna-warna ini akan memberikan kontribusi besar dalam menciptakan suasana industrial.   Manfaat Memperhatikan Warna Dinding untuk Desain Interior Bergaya Industrial Dalam desain interior, penting untuk memilih warna yang sesuai dengan suasana yang diinginkan suatu ruang. Pada gaya industrial, warna berpengaruh besar dalam menampilkan nuansa industri yang kental. Inilah manfaat yang didapat jika memperhatikan warna dinding bergaya industrial.   Menambah Atmosfer Industri Warna-warna industrial, seperti coklat, hitam, bata, dan warna netral lainnya memberikan kesan kokoh yang sesuai dengan estetika industri. Memperhatikan warna dinding bergaya industrial ini dapat membantu menciptakan atmosfer industri yang khas. Kesempatan untuk Berkreasi Memperhatikan warna dinding bergaya industrial juga membuka kesempatan untuk berkreasi. Warna-warna industrial sangat eksperimental. Karena itu, pemilik dapat mengeksplorasi kreativitas dalam desain interior. Memadukan warna, menambahkan tekstur khusus, dapat menciptakan tampilan industrial yang menarik. Memperkuat Fokus pada Furniture dan Dekorasi Dinding berwarna netral atau gelap dapat menjadi latar belakang yang ideal untuk menonjolkan furniture dan dekorasi dalam desain interior gaya industrial. Ini memungkinkan elemen-elemen tersebut untuk menjadi pusat perhatian ruangan tanpa bersaing dengan warna dinding yang mencolok.   Baca juga: Warna Dinding untuk Desain Interior Bergaya Skandinavia   8 Pilihan Warna Dinding untuk Desain Interior Bergaya Industrial Sumber: Unsplash   Untuk warna dinding bergaya industrial, pilihan yang tepat dapat menambahkan sentuhan yang khas dan sesuai dengan estetika ruang tersebut. Gaya industrial seringkali menggunakan warna-warna netral atau kelabu, namun tetap tegas. Berikut terdapat beberapa pilihan warna dinding bergaya industrial. 1. Abu Metalik atau Abu Tua Beberapa jenis warna kelabu seperti abu-abu metalik atau abu tua, memberikan tampilan yang kokoh. Warna ini seringkali digunakan dalam desain interior bergaya industrial karena menciptakan nuansa yang maskulin. Warna dinding bergaya industrial ini menyerupai warna logam yang sering ditemukan dalam lingkungan industri. 2. Beige Warna beige memberikan nuansa hangat dan alami pada warna dinding bergaya industrial. Warna ini bisa menciptakan suasana yang nyaman dan cocok dipadukan dengan furniture serta dekorasi yang terinspirasi dari material alami seperti kayu dan logam. 3. Coklat Warna coklat seperti coklat muda dan tua, merupakan warna dinding bergaya industrial yang paling mendominasi. Material seperti beton, kayu kasar, atau bata ekspos, dapat ditingkatkan keberadaannya oleh warna dinding coklat. Ini akan menambahkan keaslian dan karakter ke dalam ruangan. 4. Redwood Selain beige dan coklat yang memberikan nuansa alami, warna redwood juga mewakili gaya industrial. Dengan campuran dasar warna merah, redwood dapat menghasilkan nuansa vintage yang kuat. Warna ini semakin menonjol apabila disatukan dengan furniture dan pencahayaan yang tepat.  5. Hitam Warna hitam menciptakan tampilan yang dramatis dan kontemporer dari gaya industrial. Warna dinding bergaya industrial ini sering digunakan untuk menonjolkan tekstur dinding dan menciptakan kontras yang kuat dengan furniture, maupun aksesori berwarna terang. 6. Putih atau Off-White Warna putih atau off-white memberikan tampilan yang bersih dari gaya industrial. Warna-warna ini sering digunakan untuk menciptakan tampilan industrial yang bersih sekaligus modern. Warna ini cocok digunakan sambil tetap mempertahankan nuansa yang tegas dan khas dari gaya tersebut. 7. Petrol Blue Warna-warna yang terinspirasi dari lingkungan industri seperti petrol blue dapat memberikan sentuhan yang autentik dalam desain interior bergaya industrial. Warna ini menciptakan nuansa yang khas dari lingkungan pabrik atau warehouse, dan dapat dipadukan dengan furniture serta aksesori yang terinspirasi dari material logam. 8. Mustard Mustard merupakan warna yang hangat namun kuat, dan dapat menambahkan dimensi serta karakter pada ruangan gaya industrial. Warna ini biasanya sengaja diterapkan untuk menimbulkan efek kontras dengan elemen-elemen industri seperti beton terbuka, pipa ekspos, dan dinding bata.    Konsultasikan Interior Bergaya Industrial Bersama Interbox Gaya industrial termasuk desain interior yang menarik dan berkarakter. Ini diperlihatkan melalui ketegasan warna yang sudah dibahas di atas. Warna dinding bergaya industrial biasanya menggunakan warna-warna kelabu atau monochrome yang tajam. Warna-warna ini juga lebih mudah dikombinasikan karena sifat warnanya yang netral. Bagaimana dengan Anda, sudah siap untuk menciptakan interior modern dengan gaya yang lebih industrialis? Konsultasikan sekarang juga preferensi interior keinginan Anda dengan Interbox. Anda juga bisa mendapatkan interior dengan berbagai konsep yang dapat disesuaikan secara Custom. Kini Anda dapat menciptakan interior impian!

Card Image

10 Tipe Kamar Apartemen yang Harus Diketahui sebelum Membeli

Apartemen merupakan salah satu jenis unit hunian vertikal, yang disewakan kepada individu atau keluarga. Unit mandiri ini memiliki dapur, kamar mandi, dan ruang tamu, serta ruangan lain, layaknya rumah pada umumnya. Apartemen umumnya memiliki tipe-tipenya masing-masing, yang ditujukan untuk penghuni dengan beragam kebutuhan.  Karena mengandalkan ruang terbatas, pilihan tipe kamar apartemen diklasifikasikan berdasarkan ukuran unit. Ada tipe kecil dan sedang untuk jumlah penghuni yang lebih sedikit. Ada juga tipe besar yang ditujukan untuk banyak penghuni seperti keluarga besar.  Untuk memudahkan memilih tipe kamar apartemen, ada baiknya mengetahui bermacam tipe unitnya terlebih dahulu. Berikut terdapat daftar tipe kamar apartemen beserta tips memilih tipe yang tepat.    Pentingnya Mengetahui Tipe Kamar Apartemen Mengetahui tipe kamar apartemen sangat penting untuk memahami ruang yang tersedia. Khususnya untuk orang-orang yang ingin tinggal di apartemen. Akan sulit bagi calon penghuni apartemen saat memilih tipe sesuai kebutuhan, karena pilihan tipe kamar apartemen yang beragam.  Dengan mengetahui tipe kamar, calon penghuni akan tahu mengenai ukuran dan tata letak ruang yang tersedia di apartemen tersebut. Mengetahui tipe kamar apartemen juga dapat membantu perencanaan penempatan furniture, ruang penyimpanan, dan elemen dekorasi lainnya.  Selain itu, dengan mengetahui tipe kamar apartemen, akan membantu dalam mempersiapkan kebutuhan penghuni sesuai dengan tipe kamar apartemennya. Mulai dari furniture hingga persiapan anggaran sesuai dengan tipe kamar yang dipilih.   10 Tipe Kamar Apartemen Sebagai hunian yang banyak digemari, apartemen memiliki tipe-tipenya tersendiri. Tipe-tipe ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan orang yang akan menyewa atau membeli unitnya. Terdapat berbagai tipe kamar apartemen paling umum. 1. Apartemen Tipe Studio Apartemen tipe studio terdiri dari satu ruang yang berfungsi sebagai ruang tidur, ruang tamu, dan dapur dalam satu ruangan yang luasnya relatif kecil. Umumnya ukuran tipe apartemen studio yakni 20 hingga 35 meter persegi. Ruangan kamar mandi menjadi satu-satunya yang terpisah.   Tipe kamar apartemen ini seringkali menjadi pilihan populer bagi orang yang tinggal sendiri, pasangan atau orang yang membutuhkan ruang yang kecil dan fungsional. Hal ini dikarenakan faktor harga sewa yang jauh lebih terjangkau.  2. Apartemen Tipe Alcove Apartemen tipe alcove adalah tipe kamar apartemen yang memiliki sebuah alcove, yaitu sebuah area kecil yang terletak di dalam atau di sekitar ruang tamu atau kamar tidur. Alcove merupakan area semi-tertutup yang memberikan sedikit privasi atau ruang tambahan di dalam ruangan yang lebih besar.  Apartemen seringkali berbentuk huruf L, yang alcove-nya digunakan sebagai tempat tidur tambahan, ruang kerja kecil, atau area untuk menyimpan barang-barang. Ukuran apartemen tipe alcove sedikit lebih besar dari apartemen tipe studio.  3. Apartemen Tipe Convertible Istilah convertible berarti unit apartemennya dirancang untuk memberikan fleksibilitas ruang kepada penghuninya. Dengan ukuran yang lebih luas dari tipe studio dan alcove, tipe kamar apartemen convertible memiliki partisi. Maka, tipe kamar ini memungkinkan ruang dibagi untuk memberikan privasi tambahan. Ruang utama dalam apartemen ini dapat diubah menjadi beberapa fungsi, seperti ruang tidur, ruang tamu, atau ruang kerja, tergantung pada kebutuhan penghuni. Furniture pada apartemen tipe ini mudah dipindahkan atau dipasang ulang secara mudah, seperti sofa tempat tidur atau meja lipat. 4. Apartemen Tipe Junior 1 Bedroom Sesuai dengan namanya, apartemen tipe junior 1 Bedroom menawarkan satu ruang kamar tidur utama. Istilah "Junior" sering digunakan untuk menunjukkan bahwa unit tersebut lebih kecil dari standar atau lebih sederhana dalam desain dan fasilitasnya.  Artinya, ruang tamu maupun dapur mungkin ukurannya masih terbilang kecil. Bahkan mungkin tidak menyediakan ruang tamu. Tipe kamar apartemen ini juga menjadi pilihan populer untuk orang yang mencari tempat tinggal yang lebih hemat biaya atau yang tinggal sendirian.   Baca juga: 8 Jenis Tempat Tinggal atau Hunian di Indonesia   5. Apartemen Tipe 2 Bedroom Sumber: Pexels   Tipe kamar apartemen berikutnya yaitu lebih besar, atau tipe 2 bedroom. Sesuai dengan namanya, apartemen tipe ini menyediakan dua kamar tidur, yang terpisah dari ruang lainnya. Biasanya satu kamar tidur lebih besar atau keduanya memiliki ukuran yang sama.  Unit ini juga memiliki ruang tamu, dapur, dan kamar mandi bersama atau pribadi. Apartemen tipe ini sangat cocok untuk keluarga kecil, pasangan, atau individu yang menginginkan ruang tambahan untuk kamar tidur tambahan atau kantor di rumah.  6. Apartemen Tipe Loft Tipe kamar apartemen loft memaksimalkan fungsi loteng atau lantai mezzanine untuk dijadikan area tidur. Lalu, lantai di bawahnya berfungsi sebagai ruang lainnya seperti ruang tamu, dapur, dan kamar mandi.  Dengan begitu, apartemen tipe loft memiliki ciri khas desain terbuka, dengan langit-langit yang tinggi. Gaya desain apartemen loft sendiri terinspirasi oleh bangunan industri yang diubah menjadi tempat tinggal, seperti pabrik atau gudang yang direnovasi. 7. Apartemen Tipe Penthouse Penthouse merupakan salah satu tipe kamar apartemen yang mewah. Kehadiran penthouse biasanya ada di kota-kota besar metropolitan. Penthouse adalah unit apartemen yang terletak di lantai teratas bangunan, seringkali di lantai teratas atau teras rooftop.  Lokasinya yang eksklusif menawarkan pemandangan gedung-gedung di kota. Apartemen penthouse memiliki fitur premium seperti ruang terbuka yang luas, akses privat ke fasilitas tertentu, dan desain interior yang mewah. Bahkan, akses ke penthouse ada yang menggunakan lift pribadi.  8. Apartemen Tipe Duplex dan Triplex Selanjutnya, ada tipe kamar apartemen tipe duplex dan triplex. Apartemen duplex memiliki dua lantai yang terpisah, namun saling terhubung di dalam satu unit apartemen. Sementara triplex, berarti terdapat tiga lantai.  Lantai-lantai ini diisi oleh fungsi-fungsi umum seperti ruang tamu, dapur, kamar tidur, dan ruangan lain sesuai kebutuhan. Karena ukurannya yang besar, biasanya apartemen tipe ini dihuni oleh sebuah keluarga.  9. Apartemen Tipe Garden Apartemen garden memiliki dua definisi. Pertama, apartemen garden merupakan hunian yang menghadap pemandangan taman yang ada di sekitar lingkungan apartemen. Seringkali apartemen tipe ini memiliki balkon atau teras yang menghadap ke area taman.  Tipe kamar apartemen garden juga berarti hunian yang letaknya berada di lantai paling dasar atau basement, dan memiliki pekarangan tambahan. Taman tambahan ini bisa digunakan untuk bersantai, berkebun, atau bahkan untuk aktivitas rekreasi. 10. Apartemen Tipe Classic Six Tipe kamar apartemen terakhir yaitu classic six. Apartemen ini begitu populer di Amerika dan Eropa. Biasanya, tipe apartemen ini dibangun menggunakan gedung-gedung tua yang masih kokoh berdiri dan memiliki arsitektur klasik. Classic six memiliki enam ruangan utama, yang mencakup ruang tamu, ruang makan, dua atau tiga kamar tidur, dapur, dan dua kamar mandi. Apartemen tipe classic six sering dicari karena memiliki tata letak yang luas dan nyaman, serta mempertahankan elemen desain klasik yang menarik.   Tips Memilih Tipe Kamar Apartemen yang Cocok Memilih tipe kamar apartemen yang cocok dapat menjadi keputusan penting yang mempengaruhi kenyamanan dan gaya hidup. Berikut terdapat beberapa tips untuk membantu dalam memilih tipe kamar apartemen yang cocok.  Tentukan Kebutuhan Pertimbangkan jumlah orang yang akan tinggal di apartemen. Apakah apartemen untuk sendiri, pasangan, atau keluarga. Ini akan membantu merinci kebutuhan ruang. Setiap tipe kamar apartemen menawarkan jumlah ruangan yang berbeda.  Ketahui Ukuran Ruangan Setelah menentukan kebutuhan, pilihlah ukuran kamar yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Cek apakah ukuran ruangan mampu memfasilitasi seluruh barang yang akan dipindahkan ke dalam apartemen.  Cari Tahu Fasilitas Tambahan Periksa fasilitas tambahan yang ditawarkan oleh apartemen. Misalnya adanya balkon, ruang penyimpanan tambahan, parkir, atau fasilitas komunitas seperti kolam renang atau pusat kebugaran. Pertimbangkan Lokasi Pertimbangkan lokasi apartemen dalam kaitannya dengan kebutuhan dan preferensi. Banyak apartemen yang dibangun di tengah kota untuk mendekatkan pada pusat bisnis. Namun, ada juga yang dibangun di pinggir kota untuk suasana yang lebih tenang. Mempersiapkan Anggaran Tetapkan anggaran dan cari tipe apartemen yang sesuai dengan anggaran tersebut. Perhatikan tidak hanya biaya sewa bulanan, tetapi juga biaya tambahan seperti utilitas, biaya parkir, dan biaya lainnya.    Konsultasikan Interior Apartemen Anda Bersama Interbox Berbagai tipe kamar apartemen mengakomodir kebutuhan individu dalam mencari hunian yang sesuai kebutuhan. Adapun terdapat sepuluh tipe kamar apartemen, antara lain, apartemen tipe studio, alcove, convertible, junior 1 bedroom, 2 bedroom, loft, penthouse, duplex dan triplex, garden, serta classic six.  Untuk memilih tipe kamar apartemen yang cocok, bisa dimulai dengan menentukan kebutuhan. Lalu, cari tahu ukuran ruangan dan fasilitas tambahan. Mempertimbangkan lokasi dan anggaran juga sangat penting dalam memilih tipe kamar apartemen yang tepat.  Jadi, sudah siap untuk menciptakan interior yang seimbang pada hunian Anda? Konsultasikan sekarang juga preferensi kamar tidur yang Anda inginkan bersama Interbox. Anda juga bisa mendapatkan interior sesuai keinginan secara Custom! Kini Anda dapat menciptakan interior impian untuk apartemen Anda!

Card Image

Ketahui Berbagai Jenis Tempat Tinggal atau Hunian di Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan wilayah yang sangat luas dengan penduduk padat. Rumah yang dibangun di suatu daerah bisa bergantung pada kondisi cuaca, iklim, topografi, tanah, budaya lokal, status sosial-ekonomi masyarakat, dan lainnya. Kondisi ini menjadikan tempat tinggal di Indonesia beragam jenisnya.  Adapun terdapat berbagai jenis tempat tinggal di Indonesia yang paling umum seperti, rumah tapak, apartemen, rumah susun, cluster, townhouse, dan masih banyak lagi. Simak artikel di bawah ini untuk memahami seluruh pengertiannya.    Pentingnya Mengetahui Jenis-Jenis Tempat Tinggal di Indonesia? Mengetahui berbagai jenis tempat tinggal di Indonesia akan memudahkan mengambil keputusan yang tepat saat membeli rumah. Pengetahuan ini akan mengarahkan calon penghuni untuk membeli rumah sesuai dengan kebutuhan, preferensi, serta kemampuan anggaran yang dimiliki.    8 Jenis Tempat Tinggal yang Umum di Indonesia Sebagai negara dengan penduduk padat dan latar belakang yang berbeda-beda, tempat tinggal di Indonesia termasuk yang paling banyak jenisnya. Terdapat delapan jenis tempat tinggal yang umum di Indonesia.  1. Rumah Tapak Rumah tapak merupakan jenis tempat tinggal yang paling umum dan dapat ditemui di tengah kota maupun di pinggiran kota. Sesuai dengan istilahnya, rumah tapak adalah rumah yang dibangun diatas tanah. Rumah ini tanpa lantai dasar yang ditinggikan atau kaki-kaki yang mengangkat struktur bangunan dari permukaan tanah.  Rumah tapak cenderung memiliki tata letak yang lebih dekat dengan permukaan tanah. Desainnya juga disesuaikan dengan karakteristik alam atau konstruksi tanah setempat.  2. Townhouse Perkembangan jenis hunian menjadikan townhouse populer dan banyak diminati. Townhouse adalah istilah deretan rumah yang desainnya seragam baik luar maupun dalam. Struktur bangunan biasanya dibuat bertingkat dan jumlah unitnya terbatas, hanya berkisar belasan atau puluhan saja.  Kompleks townhouse yang dibangun di tengah kota ini memiliki fasilitas bersama seperti taman, fasilitas olahraga, kolam renang, atau ruang komunitas. Jenis tempat tinggal ini terdiri dari unit-unit terpisah dan kemudahan perawatan properti yang disediakan oleh asosiasi pemilik rumah atau manajemen properti. 3. Cluster Cluster mengacu pada sekelompok rumah atau unit hunian yang dibangun secara berdekatan atau terkonsentrasi dalam suatu area atau kawasan tertentu. Biasanya, rumah-rumah dalam sebuah cluster memiliki desain bangunan yang seragam, dan seringkali terhubung oleh jalan atau akses yang sama.  Cluster juga memiliki fasilitas bersama, seperti taman, area rekreasi, atau fasilitas keamanan yang dipertahankan bersama. Jenis tempat tinggal ini biasanya dibangun di pinggir kota, yang kondisi daerahnya masih asri atau memiliki area terbuka hijau. 4. Rumah Tunggal Jenis tempat tinggal berikutnya juga seringkali dijumpai di Indonesia, yaitu rumah tunggal. Rumah tunggal adalah istilah yang mengacu pada jenis rumah yang terdiri dari satu unit hunian yang berdiri sendiri, tidak terhubung dengan unit hunian lainnya secara fisik.  Jenis tempat tinggal ini juga sering disebut detached house atau rumah terpisah. Rumah tunggal ini dapat berbentuk rumah tinggal atau rumah dengan gaya arsitektur lainnya. Rumah tunggal biasanya memiliki halaman, taman, atau area terbuka di sekitarnya dan menyediakan privasi bagi penghuninya.  5. Rumah Kopel Jenis tempat tinggal di Indonesia selanjutnya yaitu rumah kopel. Meski istilah ini masih asing, namun jenis rumah ini sudah bertebaran.  Rumah kopel adalah rumah yang terdiri dari dua unit hunian, yang dipisahkan oleh dinding. Rumah kopel memiliki desain serupa dan atap yang sama.  Setiap unit biasanya memiliki pintu masuk sendiri, tetapi bagian dalamnya bisa terhubung sehingga menciptakan kesan sebagai satu rumah yang lebih besar. Konsep rumah kopel sering digunakan untuk dua keluarga yang ingin tinggal bersama tetapi tetap memiliki privasi. 6. Apartemen Apartemen atau yang biasa disebut hunian vertikal, adalah jenis tempat tinggal yang biasanya terletak dalam sebuah bangunan bertingkat. Sebuah unit biasanya terdiri dari beberapa ruangan seperti ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruangan lainnya layaknya rumah.  Maka, apartemen dapat menjadi rumah bagi satu keluarga atau individu. Apartemen memiliki fasilitas bersama yang digunakan oleh penghuni, seperti laundry, tempat parkir, dan area rekreasi. Konsep ini memungkinkan banyak orang untuk tinggal di tempat yang padat penduduk di kota-kota besar. 7. Kondominium Kondominium juga merupakan hunian vertikal, yang bentuknya sama dengan apartemen. Kondominium memiliki beberapa perbedaan antara lain status kepemilikan, manajemen dan biaya, serta fasilitas. Kondominium dapat dimiliki oleh pemilik individu.  Pengelolaan kondominium juga biasanya dilakukan oleh asosiasi pemilik, bukan perusahaan pengelola seperti pada apartemen. Selain itu, kondominium menawarkan fasilitas yang lebih mewah daripada apartemen, seperti kolam renang, pusat kebugaran, ruang rapat, taman bermain anak, dan lainnya.   8. Rumah Susun Rumah susun (rusun) juga tidak asing lagi kehadirannya di Indonesia. Jenis tempat tinggal ini dibangun di lingkungan tertentu oleh pemerintah pusat atau daerah, dengan tujuan pemenuhan kebutuhan tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah atau kelas menengah ke bawah.  Rumah susun juga termasuk dalam hunian vertikal, namun, ada juga yang bentuknya horizontal. Rusun terdiri dari unit-unit yang dipakai untuk hunian.  Rusun terdiri dari beberapa jenis yang umum. Contohnya yaitu Rumah Susun Sewa (Rusunawa), Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami), rumah susun negara, rumah susun khusus dan rumah khusus komersial.    Baca juga: Manfaat Membeli Rumah Dibandingkan Sewa   Tips Memilih Jenis Tempat Tinggal di Indonesia Sumber: Unsplash   Memilih jenis tempat tinggal di Indonesia menjadi keputusan yang penting dan memerlukan pertimbangan yang matang. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang bisa membantu dalam proses pemilihan. Memilih Lokasi  Pertimbangkan lokasi dengan cermat. Tentukan tempat tinggal ideal, misalnya di kota besar, pinggiran kota, atau daerah pedesaan. Faktor-faktor seperti aksesibilitas, fasilitas umum, fasilitas layanan publik, dan tingkat keamanan lingkungan perlu dipertimbangkan. Tentukan Kebutuhan Ruang Tentukan ruang apa saja yang dibutuhkan dalam suatu tempat tinggal. Misalnya, rumah besar untuk keluarga besar, apartemen kecil untuk diri sendiri, atau rumah dengan halaman untuk hobi atau aktivitas outdoor. Siapkan Anggaran Lokasi juga berpengaruh terhadap anggaran. Bila di perkotaan, biasanya harga properti lebih tinggi dibandingkan dengan di pinggiran kota. Perhitungkan biaya sewa atau pembelian properti, biaya hidup, serta biaya-biaya tambahan seperti utilitas, transportasi, dan perawatan rumah. Pertimbangkan Kualitas Bangunan, Air dan Listrik Periksa kualitas bangunan tempat tinggal yang dipilih. Pastikan bangunan tersebut dalam kondisi baik dan memenuhi standar keamanan serta kesehatan.  Kualitas air dan listrik juga penting untuk dipertimbangkan. Ketersediaan dan kualitas air bersih dan pasokan listrik yang memadai harus dengan kondisi baik.  Cuaca dan Lingkungan Pertimbangkan cuaca dan lingkungan sekitar tempat tinggal. Beberapa daerah mungkin lebih rentan terhadap bencana alam seperti banjir, gempa bumi, atau longsor. Pilih daerah yang lain mungkin memiliki iklim yang lebih kondusif dan lingkungan yang lebih hijau.   Konsultasikan Interior Hunian Anda Bersama Interbox Tempat tinggal termasuk aset penting yang perlu dimiliki setiap orang. Tempat tinggal di Indonesia sangat beragam jenisnya. Bangunan ini dibangun menyesuaikan jumlah penduduk, karakter, budaya, status sosial dan ekonomi, kondisi lingkungan, hingga permintaan pasar.  Jadi, sudah siap untuk menciptakan interior yang seimbang pada hunian Anda? Konsultasikan sekarang juga preferensi kamar tidur yang Anda inginkan bersama Interbox. Anda juga bisa mendapatkan interior sesuai keinginan secara Custom! Kini Anda dapat menciptakan kamar anak dengan interior impian dan buat anak Anda senang!