search
close
sort search
business_center Interbox for Business contract Progress Transaksi photo_album Katalog Produk gallery_thumbnail Tender design_services Custom group Tentang Kami newsmode Artikel question_mark FAQ call Hubungi Kami auto_stories Terms & Conditions
Login
Card Image

Desain Interior Pet-Friendly: Alasan Pentingnya dan Berbagai Cirinya

Bagi sebagian keluarga, hewan peliharaan menjadi bagian penting dalam hidupnya. Oleh karena itu, hewan peliharaan seringkali tinggal berdampingan dengan pemiliknya. Rumah dengan desain interior pet-friendly pun penting untuk diwujudkan. Hal ini demi keselamatan serta kebahagiaan hewan peliharaan dan juga pemilik rumah. Namun, hewan peliharaan yang belum terlatih dengan baik, dapat menyebabkan kerusakan atau kekacauan di dalam rumah. Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa desain interior rumah pet-friendly semakin perlu dipertimbangkan. Adapun desain interior rumah pet-friendly mencakup jenis furniture dan lantai yang dipilih, pertimbangan keselamatan, serta dekorasi yang digunakan.  Simak pentingnya memiliki interior rumah pet-friendly, ciri-ciri dan elemen desain interior, serta apa saja yang dibutuhkan untuk mempersiapkan interior rumah pet-friendly. Simak penjabarannya di bawah ini, ya!   Apa itu Desain Interior Pet Friendly? Istilah pet-friendly menggambarkan tempat yang cocok untuk hewan peliharaan. Selain itu, pet-friendly bisa juga diartikan sebagai tempat dimana manusia bisa tinggal bersama hewan peliharaannya dengan aman.  Sementara itu, istilah desain interior rumah pet-friendly berarti mengacu pada interior rumah yang mendukung adanya hewan peliharaan. Dukungan ini dalam bentuk desain yang aman, nyaman, dan sesuai bagi hewan serta pemilik rumah.    Pentingnya Memiliki Desain Interior Rumah Pet-Friendly Bagi banyak orang yang mempunyai hewan peliharaan di rumah, memiliki desain interior rumah pet-friendly sangat penting. Interior rumah pet-friendly berperan dalam menghadapi, mendukung, hingga menjadi ‘wadah’ dari kebiasaan hewan peliharaan yang suka membuat kekacauan. Alasan penting lainnya yaitu untuk kemudahan dalam pembersihan, yang kerap kali dihasilkan oleh hewan peliharaan. Baik anjing maupun kucing, hewan peliharaan ini seringkali membawa kotoran ke dalam rumah dengan cakarnya, hingga membuat kerusakan dimana-mana.  Di samping itu, interior rumah pet-friendly penting dalam mendukung estetika, yaitu tetap menyatu dengan gaya interior rumah itu sendiri. Interior rumah pet-friendly juga penting dalam memberikan dukungan keamanan pada hewan peliharaan.   Ciri-Ciri atau Elemen Desain Interior Rumah Pet Friendly Sumber: Pexels   Desain interior rumah pet-friendly biasanya memiliki beberapa elemen khusus, serta ciri-cirinya. Berikut terdapat ciri-ciri dan elemen desain interior rumah pet-friendly. Penggunaan Lantai yang Mudah Dibersihkan Biasanya, lantai dalam interior rumah pet-friendly terbuat dari vinyl, laminate, atau tile. Material ini tidak mudah tergores dan mudah dibersihkan. Bahan-bahan ini juga tahan terhadap kerusakan, kelembaban, dan noda, sehingga perawatannya lebih mudah. Furniture Pet-Friendly Furniture pet-friendly juga merupakan elemen dalam interior rumah pet-friendly. Ciri-cirinya menggunakan bahan-bahan yang tahan lama, tidak beracun, tidak mudah sobek, dan bebas bulu. Furniture pet-friendly biasanya yang seringkali terjangkau oleh hewan seperti karpet, sofa, bantal, lemari, atau meja.  Memiliki Storage Khusus Perlengkapan Hewan Storage atau tempat penyimpanan termasuk dalam furniture pet-friendly. Storage ini dapat berupa lemari atau rak serbaguna. Besarnya storage dapat disesuaikan dengan kebutuhan hewan, seperti berapa banyak makanan, alat makan, serta mainan yang ingin disimpan di rak ini.  Adanya Kamar Khusus Hewan yang Nyaman Ciri-ciri interior rumah pet-friendly biasanya terdapat area khusus hewan yang nyaman. Ruangan ini diisi dengan tempat tidur atau cushion khusus hewan, tempat makan, dan mainan. Mainan di ruang ini biasanya lengkap dengan adanya cat scratches, climbing walls, rak, dan floor-to-ceiling cat trees.  Dekorasi Pet-Friendly Adanya dekorasi pet-friendly menjadi penyempurna interior rumah pet-friendly. Ini bisa mencakup tanaman pet-safe (non- toxic) bagi hewan, seperti tanaman bambu, spider plants, hingga herbs plants. Elemen lainnya termasuk lukisan, artwork, maupun foto hewan peliharaan, yang dipasang di dinding.    Baca juga: Berbagai Furniture Kids-Friendly di Ruang Keluarga   Tips Sebelum Memilih Desain Interior Pet-Friendly untuk Rumah Anda Desain interior rumah pet-friendly tidak hanya melengkapi dekorasi rumah, tetapi juga mengakomodasi kebutuhan hewan peliharaan. Dengan demikian, terdapat beberapa hal yang diperlukan saat ingin mendesain interior rumah pet-friendly. Berikut tips sebelum memilih desain interior pet-friendly untuk rumah.  Memahami Kebiasaan Hewan Peliharaan Anjing dan kucing menjadi hewan peliharaan favorit banyak orang. Keuda jenis hewan ini tentu memiliki karakter maupun kebiasaan yang berbeda. Dengan memahaminya, akan memudahkan dalam memilih interior rumah pet-friendly yang tepat, hingga menjauhkannya dari benda-benda berbahaya. Rencanakan Furniture yang Tepat Furniture pet-friendly harus dengan matang direncanakan, mengingat kebiasaan hewan yang suka mencakar. Furniture yang tidak mudah robek atau tergores jadi pilihan utama. Material leather, microfiber, denim, atau kanvas akan tahan lama, tahan goresan, mudah dibersihkan, dan nyaman. Gunakan kain berpola dan bertekstur untuk membantu menyamarkan bulu hewan peliharaan, noda hingga goresan kecil. Hewan peliharaan juga suka berlarian. Pilih furniture dari batu atau logam yang berat sehingga tidak mudah terbalik saat hewan peliharaan menabraknya saat bermain.  Menyediakan Area Bermain Hewan Peliharaan Untuk menjaga keamanan furniture serta kesehatan hewan, sediakan area bermain khusus. Isi ruangan ini dengan permainan hewan seperti cat scratcher. Ini untuk menghindari hewan mencakar sofa atau mengotori furniture rumah lainnya. Hewan menjadi tetap terhibur dan terstimulasi secara mental. Pikirkan Keamanan dengan Pet Barrier Keamanan hewan dan pemilik sangat penting dalam mendesain interior rumah pet-friendly. Pembatas (pet barrier) dan gerbang (gates) termasuk ke dalam interior rumah pet-friendly yang dapat sangat membantu.  Ini akan mencegah hewan jatuh dari tempat yang tinggi atau pergi ke tempat yang berbahaya. Misalnya, ketika hewan pergi ke dapur saat seseorang sedang memasak. Pembatas hewan peliharaan juga menawarkan kenyamanan bagi pemilik hewan peliharaan. Ini memungkinkan pembersihan menjadi lebih mudah dengan menahan hewan peliharaan dalam area yang ditentukan, mencegah gangguan selama proses pembersihan. Investasi Alat Kebersihan Hewan Peliharaan Kebersihan tentu menjadi fokus dalam merawat hewan peliharaan di dalam rumah. Ketika memandikan hewan, cobalah menggunakan bathtub yang dilengkapi dengan tirai. Ini menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi hewan peliharaan serta orang yang memandikan.  Di sisi lain, investasi pada vacuum cleaner berkualitas tinggi mampu menghilangkan bulu serta debu hewan peliharaan dari lantai, furniture, dan pelapis. Penggunaan alat ini untuk menjaga interior seperti furniture tetap bersih, bebas alergen, dan bebas dari kutu hewan.    Konsultasikan Interior Rumah Pet-Friendly Bersama Interbox Desain interior rumah pet-friendly penting untuk mendukung keamanan serta kenyamanan hewan peliharaan, dan juga pemilik rumah. Selain itu, desain interior rumah pet-friendly tetap memiliki estetika yang sesuai dengan gaya interior rumah.  Nah, sudah siapkah Anda untuk menciptakan interior rumah yang ramah bagi peliharaan Anda? Konsultasikan sekarang juga preferensi ruangan yang Anda inginkan bersama Interbox. Anda juga bisa mendapatkan interior living room terbaik secara Custom! Kini Anda dapat menciptakan interior impian dan buat anak Anda senang!

Card Image

Desain Interior Coastal: Berbagai Ciri dan Tips saat Mengimplementasikan

Desain interior coastal menghadirkan nuansa yang segar, santai, dan terinspirasi oleh keindahan alam pantai. Dengan fokus pada kenyamanan, kesederhanaan, dan sentuhan alami, desain interior pesisir menawarkan pengalaman yang menghadirkan suasana liburan yang abadi. Palet warna yang tepat hingga elemen dekoratif yang terinspirasi oleh alam merupakan beberapa ciri-ciri dari desain interior ini. Untuk mengetahui ciri-ciri desain interior coastal yang lengkap dan mencatat tips mewujudkan interior ini dalam ruangan, simak artikel di bawah ini, ya!   Apa itu Desain Interior Coastal? Desain interior coastal (pantai) terinspirasi dari suasana ketenangan area pesisir pantai, yang mengadaptasi elemen-elemen alami tepi laut seperti ombak, pasir, langit, dan elemen pantai lainnya. Ini dituangkan ke dalam desain interior suatu ruangan melalui warna, tekstur, dan furniture.  Berakar pada keindahan lanskap pesisir, pendekatan desain ini memvisualisasikan kedamaian hidup di tepi laut. Pemanfaatan maksimal cahaya alami dan pengembangan ruang yang luas serta bebas, mengundang suasana pesisir pantai yang sejuk sekaligus terbuka. Desain interior coastal telah ada selama berabad-abad. Adapun interior ini tidak harus diterapkan pada hunian atau bangunan yang ada di tepi pantai. Desain interior coastal pun telah menjadi pilihan desain interior yang bisa diterapkan di berbagai bentuk ruangan dan bisa diterapkan di wilayah manapun.    Kenapa Memilih Desain Interior Coastal Desain interior coastal memiliki alasan kuat untuk diterapkan pada suatu ruangan. Salah satunya terkait dengan efek psikologi yang didapatkan dari mengadopsi desain ini. Interior coastal yang diwujudkan dalam suatu ruangan membawa sensasi relaksasi dan ketenangan.  Dengan warna yang menenangkan, tekstur alami, dan desain lantai terbuka, gaya pesisir menciptakan ruang yang mampu merelaksasi pikiran. Gaya bernuansa lembut yang selaras dengan alam, menjadikannya mampu memberikan efek cerah, dan berdampak pada suasana hati serta pola pikir positif. Selain efek psikologi, desain interior coastal merupakan gaya desain yang fleksibel. Artinya, cocok diaplikasikan pada berbagai bentuk ruang. Ruang-ruang yang dihasilkan dari interior ini memiliki tata letak terbuka dan furniture yang dapat disesuaikan untuk mendukung berbagai situasi serta preferensi.    Ciri-Ciri Desain Interior Coastal Sumber: Pexels   Untuk lebih memahami desain interior coastal, pertimbangkan elemen-elemen yang digunakan untuk menciptakan estetika ini. Berikut terdapat ciri-ciri desain interior coastal yang perlu diketahui.  Ruang Terang  Ruang terang yang berasal dari cahaya alami merupakan ciri utama dari desain interior coastal. Bukaan besar dan dinding putih mengundang sinar matahari masuk melalui jendela. Penggunaan jendela besar berfungsi untuk menyambut cahaya alami. Jendela besar dengan tirai putih tipis seperti jenis tulle curtain, juga dapat meningkatkan suasana pesisir pantai. Selain itu, finishing mengkilap, cermin, dan kaca juga membantu menyebarkan cahaya dalam ruangan, dengan menciptakan ilusi ruang serta meningkatkan kecerahan.  Aliran Udara Bebas dan Tata Letak Terbuka Desain interior coastal mengadaptasi lantai terbuka untuk menciptakan suasana yang segar dan lapang. Gaya ini juga ditandai dengan tata letak terbuka tanpa kompartemen. Ini memungkinkan transisi aliran udara sekaligus udara yang lancar dari satu ruangan ke ruangan lainnya.  Dengan kata lain, ruang terbuka menghilangkan hambatan visual dan membiarkan cahaya bergerak secara bebas. Ini berarti memungkinkan cahaya alami untuk memenuhi ruangan dengan baik, menciptakan suasana terang dan cerah khas dari desain interior coastal. Elemen Dekorasi Khas Pantai Ide desain pada gaya coastal ini menunjukkan karakter kehidupan pesisir. Ini diwujudkan dengan menambahkan elemen desain yang menggambarkan keindahan laut dan alam pantai yang tenang. Aksen kehidupan laut mulai dari kerang, bintang laut, terumbu karang, dan lainnya, dijadikan sebagai elemen dekorasi, seperti pajangan dekoratif hingga berbagai jenis dekorasi. Lukisan serta foto yang menggambarkan pemandangan laut, juga mampu membantu mengembangkan tema ini. Skema Warna Coastal dan Netral Skema warna pada desain interior coastal terinspirasi dari laut atau pantai, termasuk putih, biru, krem, hijau, dan abu-abu. Warna-warna ini bisa diaplikasikan pada dinding, furniture, dekorasi, dan elemen interior lainnya.   Warna nautical seperti navy blue, putih bersih, dan aqua, mencerminkan lautan yang berkontribusi pada suasana pesisir. Warna ini juga dapat dipadukan dengan palet warna sandy neutral yang lembut dan pudar, seperti putih atau beige.  Menggabungkan Elemen Alam Desain interior coastal menyatukan elemen alam seperti bahan rotan, goni, dan sisal, serta tekstur anyaman. Material rumput laut dan rami juga digunakan pada karpet, kap lampu, serta keranjang. Setiap item ditenun dengan tangan, yang mencerminkan kreativitas dan keindahan alami para pengrajin.  Elemen alam seperti batu dan kerikil juga dapat dipakai pada dinding perapian, dinding aksen, vas serta dekorasi lainnya. Selain itu, tanaman juga termasuk dalam elemen alam yang ada pada desain ini. Adanya pot bunga menambahkan sentuhan alam ke dalam ruangan. Elemen Weather Wood Elemen weather wood (kayu yang terkikis) merupakan salah satu bahan dari alam yang menjadi ciri khas dari desain interior coastal. Kayu-kayuan ini meniru permukaan yang terkikis seperti kayu apung yang ditemukan di sekitar wilayah pesisir.  Tekstur dan bahan seperti furniture, dibuat secara khusus dari kayu tua atau daur ulang membawa unsur pedesaan. Ini bisa diterapkan pada elemen dekorasi, furniture, hingga lantai. Kayu berwarna terang seperti abu-abu maupun coklat merupakan bahan yang tahan lama dan indah secara visual.   Furniture Linen yang Nyaman Material linen dan katun juga termasuk elemen dalam desain interior coastal. Bahan-bahan ini memiliki kelembutan yang sesuai dengan karakter dari gaya interior coastal. Bahan linen biasanya diaplikasikan pada furniture, maupun elemen tekstil, yang menciptakan gaya santai dan nyaman.  Tekstil yang mudah dirawat menjadi pilihan sempurna untuk slipcover yang ideal. Bahan lembut seperti linen atau katun lah yang mudah perawatannya. Pilihan kain ini yang berwarna terang juga akan membuat ruangan terasa lebih luas, sementara warna cerah dapat meningkatkan tampilan.   Baca juga: Ciri dan Alasan Masih Populernya Desain Interior Rustic Desain Interior ala Jepang Bergaya Wabi Sabi   Tips Mengaplikasikan Desain Interior Coastal Desain interior coastal bisa dengan mudah diwujudkan, karena elemen-elemen dekoratif, warna, serta desainnya mudah ditemukan, maupun mudah dibuat. Berikut beberapa tips mengaplikasikan desain interior coastal.  Fokus pada Pemilihan Palet Warna Menciptakan desain interior coastal yang harmonis, diawali dengan pemilihan palet warna yang tepat. Pilih satu hingga tiga warna utama, dan satu hingga dua warna aksen. Untuk desain interior coastal yang basic, perhatikan warna-warna utama seperti skema warna netral yaitu putih, abu-abu, dan beige.  Warna-warna highlight seperti biru dan hijau, dapat menonjolkan karakter desain interior. Untuk memasukkan warna ini, bisa ditambahkan dengan hati-hati tanpa berlebihan, serta tempatkan di tempat yang tepat sehingga harmonisasi dapat tercipta.  Tambahkan Unsur Coastal Satu atau dua detail coastal dapat menambahkan sentuhan chic ke dalam sebuah ruangan. Sebagai contoh, tali yang tebal atau jaring halus, dapat berfungsi ganda sebagai pengikat tirai. Selain itu, bagian dari sebuah kapal seperti roda kemudi, dapat menjadi fitur dekorasi yang berkarakter.  Sertakan Tekstur Alami dan Kain Lembut Gaya desain interior coastal mencakup tekstur seperti kayu apung, kerang laut, dan rumput laut, dapat langsung disertakan dalam desain. Tekstur alami yang berasal dari rotan, goni atau anyaman juga dapat diaplikasikan pada furniture.  Selain menyertakan tekstur alami, dekorasi tekstil yang lembut juga menjadi pelengkap gaya ini. Bermain motif seperti motif stripe dengan nuansa warna cool hue seperti biru, akan mencirikan ruangan coastal yang khas. Aplikasikan pola ini pada slipcover sofa, kursi, atau bantal.  Memanfaatkan Cahaya Alami Secara Maksimal Coastal identik dengan suasana pesisir pantai yang cerah. Jadi, desain interiornya pun bersifat terbuka, sehingga menghasilkan cahaya alami yang menerangi ruangan. Cahaya alami dapat masuk dengan memperbesar ukuran jendela. Selain itu, dapat menggunakan cermin besar sebagai alat untuk menyebarkan cahaya. Langit-langit yang lebih tinggi dan dinding yang terang juga akan membuat desain interior coastal terasa terang serta lapang. Pilih Seni Bertema Minimalis atau Abstrak Desain interior coastal dapat mengeksplorasi karya seni abstrak atau minimalis, yang mencerminkan tampilan pesisir. Karya seni dapat berupa pajangan atau bingkai foto yang digantung ada diletakkan diatas rak. Walau ruangan bergaya coastal, karya ini tidak harus memiliki tema yang sama.  Pilihlah karya seni abstrak yang hanya menampilkan warna utama desain pesisir. Ini dapat memberikan nuansa pantai tanpa harus memajang foto pantai secara literal. Seni fotografi makro atau close-up flora pesisir, yang memiliki tampilan abstrak, juga bisa jadi pilihan. Gunakan Elemen Kayu Menempatkan elemen kayu bisa menambah kedalaman desain interior coastal. Tekstur seperti kayu apung memberikan daya tarik seimbang yang indah pada gaya desain ini. Elemen kasar dari kayu, kerang, atau tali, mampu menyeimbangkan tekstil lembut dan tirai tulle tipis yang anggun. Warna kayu yang terang memberikan kesan seimbang, bila dipadukan dengan elemen coastal lainnya. Kayu warna gelap terlalu mendominasi, dan tidak memberikan emosi yang ringan. Kayu terang mampu memberikan unsur emosi yang ringan, serta menciptakan kelapangan pada ruangan.   Konsultasikan Interior Rumah Impian Anda Bersama Interbox Desain interior coastal mengambil inspirasi dari suasana pesisir pantai. Maka nuansa yang dihadirkan bersifat terang, bersih, dan terbuka. Desain ini otomatis menghadirkan cahaya dan angin alami yang dapat memenuhi ruangan, sehingga menghasilkan kesejukan.  Semakin siap untuk menciptakan interior modern di rumah Anda dengan gaya coastal? Konsultasikan sekarang juga preferensi interior yang Anda idamkan dengan Interbox. Anda juga bisa mendapatkan interior dengan berbagai konsep yang dapat disesuaikan secara Custom.  Kini Anda dapat menciptakan interior impian untuk rumah Anda!

Card Image

Desain Interior Rustic: Ciri dan Alasan Masih Populernya

Desain interior rustic menjadi salah satu pilihan desain yang spesial di era modern. Di zaman modern yang serba minimalis, desain interior ini menawarkan kehangatan dan kenyamanan yang khas. Gaya ini dikenal dengan ciri khasnya yang menggabungkan elemen alami dan tekstur kasar. Desain ini juga kental dengan sentuhan personal, karena berhubungan erat dengan nuansa tua dan nostalgik. Untuk mengetahui seluk beluk desain interior rustic, simak artikel berikut yang membahas ciri khas desain interior rustic, maknanya, dan alasan mengapa desain ini begitu populer.    Apa itu Desain Interior Rustic? Desain interior rustic adalah gaya interior yang merepresentasikan nuansa alami, organik, dan sedikit usang. Rustic merupakan desain interior yang berkebalikan dari desain modern atau kontemporer. Walaupun punya kesan tua, desain interior rustic terasa tidak kaku, melainkan sangat santai.  Hal ini menjadikan desain interior rustic sangat mudah diterapkan. Desain interior ini mampu menarik inspirasi dari kesederhanaan dan kehangatan alam, serta mendorong terciptanya ruang-ruang sederhana yang alami.   Kenapa Memilih Desain Interior Rustic Ada beberapa alasan mengapa memilih desain interior rustic untuk ruangan. Gaya ini menawarkan kesan yang unik, berbeda dan berkarakter. Dengan menggabungkan berbagai elemen usang, kasar, bertekstur, dan alami, desain ini mampu memberikan kesan hangat sekaligus timeless.  Artinya, di era modern desain interior rustic masih relevan dan tidak kuno. Gaya interior rustic juga memasukkan sub gaya lain seperti gaya vintage, gaya pertanian (farmhouse), pedesaan (country), dan gaya pesisir (coastal). Hal ini mendorong kebebasan dalam mendesain suatu ruangan.  Selain itu, desain ini begitu dominan dengan nuansa alam yang ada di dalam ruangan. Nuansa alam yang dipadukan dengan jendela besar atau kecil, menjadikan tata letak ini memancing cahaya alami masuk ke dalam ruangan.  Dengan demikian, gaya desain ini dapat dengan mudah diadopsi di berbagai ruang. Desain ini menawarkan alternatif unik untuk menjadi berbeda dengan mengekspresikan diri sambil bernostalgia. Itulah alasan mengapa seseorang harus memilih desain interior rustic.   Baca juga: Warna Dinding untuk Desain Interior Bergaya Skandinavia Gaya Unik dan Beragam dari Desain Interior Eclectic   Ciri-Ciri Desain Interior Rustic Sumber: Pexels   Desain interior rustic bisa memiliki kesan tradisional, gelap hingga terang, modern, dan chic. Meskipun setiap variasi gaya desain akan memiliki tampilan yang khas, ada beberapa elemen desain dasar dari gaya rustic. Berikut ciri-ciri desain interior rustic. Raw dan Natural Elemen raw dan alami menjadi ciri khas utama desain interior rustic. Elemen ini bisa termasuk kayu alami, lantai ubin atau batu, balok kayu yang ada di langit-langit, dinding bata, perapian, atau bingkai pintu serta jendela kayu.  Furniture Antik dan Handmade Lebih Dominan Furniture besar, solid, dan antik lebih sesuai dengan desain interior rustic. Furniture banyak yang terbuat dari hasil kerajinan tangan (handmade). Bahan-bahan yang dominan seperti kayu, kulit, rotan, dan bahan alami lainnya. Ini menambah daya tarik visual serta pesona rustic yang indah.  Penuh Dengan Tekstur Desain interior ini juga identik dengan tekstur yang mencolok. Tekstur ini biasanya ditampilkan dengan dinding bata expose, dinding kayu, serta penggunaan dekorasi tekstil seperti kanvas, goni, wol, linen, dan lainnya. Dengan tekstur, mencerminkan desain dengan dimensi visual.  Penggunaan Warna Earthy Desain ini juga mengadopsi palet warna yang menenangkan dan tradisional. Nuansa warna earthy (nuansa bumi), alami, netral, dan hangat seperti beige, putih, coklat, hingga abu-abu, merupakan warna dominan dari desain interior rustic. Suasana Hangat Gaya interior rustic menawarkan kesan hangat dan ‘welcoming’. Kesan ini tercipta dari perapian batu (stone fireplace), atau penggunaan scented candle beraroma kayu atau kayu manis. Elemen ini menjadi dekorasi untuk membawa nuansa alam ke dalam desain interior rustic.    Kenapa Desain Interior Rustic Populer? Desain interior rustic masih populer dan digemari banyak orang. Padahal, tren atau gaya desain interior lain tampak silih berganti sepanjang tahun. Ini dikarenakan karakter desain interior rustic sangat kuat dan timeless. Berikut terdapat alasan lain mengapa gaya rustic menjadi populer.  Nostalgia Pribadi Desain interior rustic yang terkesan nostalgik, mampu membangkitkan memori. Elemen furniture yang telah dikumpulkan selama beberapa dekade, biasanya memiliki kisah tersendiri yang personal. Ini tentu memberikan kenyamanan bagi yang menerapkan gaya ini. Menekankan Kebahagiaan yang Sederhana Desain interior ini memberikan kebebasan bagi yang menerapkannya. Maka, pengaturan furniture atau dekorasi cenderung tidak teratur. Ini berarti membuka kesempatan untuk memilih serta mengumpulkan elemen sesuai selera. Hal ini menciptakan kebahagiaan tersendiri dan hal sederhana.  Memberi Ruang untuk Ketidaksempurnaan Desain ini merangkul metode produksi yang lebih lambat dan gaya dekorasi yang eksklusif. Kerajinan tangan asli seperti furniture yang diukir, dilukis atau dipahat, meninggalkan ketidaksempurnaan yang menonjol. Ini memberikan karakter, pesona, dan membawa keindahan tersendiri ke dalam ruang. Timeless Tren desain interior silih berganti seiring dengan perkembangan zaman. Tidak semua ruangan mudah untuk diganti temanya. Maka, desain interior timeless dibutuhkan untuk menghadapi perubahan selera dan gaya. Gaya interior ini menjadi salah satu yang paling mudah beradaptasi.    Konsultasi Interior Rumah Bergaya Rustic Anda Bersama Interbox Desain interior rustic memiliki ciri khas karakter yang begitu unik dan kuat. Ini ditandai dengan elemen-elemen alami, tua, kasar, namun menciptakan kesan hangat. Desain ini terlihat dari material raw, natural, bertekstur, antik, kerajinan tangan dan menggunakan warna earthy. Namun, beberapa gaya rustic modern telah berani menyematkan warna yang lebih gelap seperti forest green. Pemakaian warna ini bisa dikombinasikan dengan furniture maupun elemen dekorasi yang bernuansa rustic, agar atmosfernya lebih terasa.  Sudah siap untuk menciptakan interior modern dengan gaya rustic? Konsultasikan sekarang juga preferensi interior keinginan Anda dengan Interbox. Anda juga bisa mendapatkan interior dengan berbagai konsep yang dapat disesuaikan secara Custom. Kini Anda dapat menciptakan interior impian!

Card Image

Desain Interior Cafe: Manfaat dan Elemen yang Perlu Diperhatikan

Desain interior cafe merujuk pada proses merancang serta mengatur ruang interior di dalam ruang-ruang cafe agar menciptakan suasana yang menyenangkan dan menarik bagi pengunjung. Hal tersebut meliputi pemilihan furnitur, tata letak ruangan, pencahayaan, dekorasi, serta elemen lainnya untuk menciptakan pengalaman yang nyaman dan memikat bagi pelanggan. Desain interior cafe juga biasanya menjadi cerminan identitas brand dan gaya cafe tersebut. Beberapa cafe mungkin mengadopsi desain yang minimalis dan modern dengan sentuhan elegan, sementara yang lain mungkin memilih desain yang lebih rustik atau vintage. Selain itu, tema atau konsep cafe juga dapat mempengaruhi desain interior, misalnya cafe yang mengusung tema alam. Tertarik dengan penjelasannya? Simak semuanya di bawah ini! Manfaat Desain Interior pada Cafe Desain interior pada cafe memiliki sejumlah manfaat yang signifikan, baik bagi pemilik cafe maupun bagi para pengunjung. Berikut beberapa manfaat utama dari desain interior cafe. Menciptakan Identitas dan Branding Desain interior yang unik dan menarik dapat membantu menciptakan identitas hingga branding yang kuat untuk cafe. Dengan merancang interior cafe yang khas dan mencerminkan nilai-nilai brand, Anda sebagai pemilik cafe dapat membedakan bisnis dari pesaing dan meningkatkan daya tarik kepada calon pelanggan. Meningkatkan Pengalaman Pengunjung Desain interior yang baik dapat menciptakan suasana yang nyaman, ramah, dan menarik bagi para pengunjung. Atmosfer yang menyenangkan dan estetika yang unik dapat meningkatkan experience atau pengalaman pengunjung. Hal tersebut akan membuat pengunjung merasa lebih santai dan betah di cafe. Meningkatkan Kunjungan dan Retensi Pelanggan cafe dengan desain interior yang menarik cenderung lebih menarik untuk memperoleh loyalitas pelanggan. Pengunjung akan lebih tertarik untuk kembali ke cafe yang menawarkan lingkungan yang menyenangkan, sehingga meningkatkan retensi pelanggan. Meningkatkan Produktivitas dan Kreativitas Desain interior yang tepat dapat mempengaruhi suasana hati dan kinerja pelanggan, terutama yang mengunjungi cafe untuk bekerja atau ‘WFC’. Ruang yang nyaman dan terorganisir dengan baik dapat meningkatkan produktivitas serta kreativitas, memungkinkan pelanggan untuk lebih fokus dalam pekerjaannya. Membangun Komunitas dan Koneksi cafe sering menjadi tempat berkumpul bagi komunitas lokal, tempat di mana orang dapat bertemu, berbincang, dan terhubung satu sama lain. Desain interior yang menarik dapat menciptakan lingkungan yang mendukung interaksi sosial, membangun komunitas, dan meningkatkan koneksi antar pengunjung.   Baca juga: Cara Melakukan Desain Interior Coworking Space Inilah Manfaat Desain Interior Ruangan Kantor   Elemen-Elemen pada Desain Interior Cafe Sumber: Pexels   Elemen-elemen pada desain interior cafe merujuk pada beragam komponen atau faktor yang dapat diperhatikan dan diintegrasikan dalam merancang layout, dekorasi, serta suasana di dalam cafe. Tata Letak Ruang Tata letak atau layouting ruang memainkan peran penting dalam desain interior cafe. Ini mencakup penempatan meja, kursi, counter pemesanan, dan area dapur dengan cara yang optimal untuk memaksimalkan penggunaan ruang. Furnitur Pemilihan furnitur seperti meja, kursi, sofa, dan bangku juga merupakan elemen kunci dalam desain interior cafe. Furnitur harus dipilih dengan memperhatikan kenyamanan, daya tahan, dan estetika yang sesuai dengan tema atau gaya cafe yang sudah dipilih. Pencahayaan Lalu juga pencahayaan merupakan faktor penting dalam menciptakan atmosfer yang nyaman dan menarik di dalam cafe. Pencahayaan yang baik dapat memperkuat suasana yang diinginkan, menciptakan titik fokus, dan meningkatkan daya tarik visual ruangan. Dekorasi Dekorasi termasuk penggunaan elemen-elemen seperti lukisan, poster, tanaman hias, rak buku, dan dekorasi dinding lainnya. Hal itu akan menambahkan sentuhan estetika dan personalitas pada ruang cafe. Dekorasi juga dapat mencerminkan tema atau konsep cafe. Warna dan Pola Elemen lainnya untuk desain interior cafe juga termasuk dalam pemilihan warna dan pola dapat memiliki dampak besar pada suasana ruang cafe. Warna-warna cerah dan hangat sering digunakan untuk menciptakan atmosfer yang ramah dan menyambut, sementara pola dapat digunakan untuk menambahkan dimensi visual serta minat ke dalam desain. Material dan Tekstur Terakhir menyoal material dan tekstur dari furnitur, lantai, dinding, dan elemen dekoratif lainnya juga penting dalam desain interior cafe. Material yang alami dan tekstur yang menarik dapat menambahkan elemen kehangatan dan keaslian pada ruang cafe.   Ciptakan Desain Interior Terbaik untuk Cafe Anda Bersama Interbox Ketika merancang desain interior cafe, faktor-faktor seperti pencahayaan yang baik, pemilihan furnitur yang nyaman, penggunaan warna yang menyenangkan. Selain itu dekorasi yang menarik dapat membantu menciptakan atmosfer yang menyambut dan mengundang bagi pengunjung. Apabila Anda ingin merasakan kemudahan dalam melakukan design interior untuk cafe Anda, sebaiknya kunjungi Interbox. Anda juga dapat berkonsultasi langsung secara GRATIS untuk menyesuaikan layanan interior yang cocok, antara Tender dan Custom. Jadi tunggu apa lagi? Ciptakan interior cafe yang nyaman untuk seluruh pengunjung, bersama Interbox!

Card Image

Berbagai Furniture Kids Friendly di Ruang Keluarga dan Tips saat Memilih

Ruang keluarga juga bisa menjadi tempat bermain anak dan tempat anak mengeksplorasi area dalam rumah. Oleh karena itu, area ini perlu diberi perhatian dengan meletakkan furniture kids-friendly. Artinya, selain menjalankan fungsinya, furniture haruslah mengedepankan keamanan dan keselamatan anak-anak.  Seperti menghindari furniture bersudut tajam atau menyediakan furniture dengan bantalan empuk dan nyaman. Ini dapat membuat anak-anak nyaman saat bermain atau beraktivitas lainnya di ruang keluarga. Beberapa pilihan furniture beserta tipsnya, akan membantu dalam memilih furniture kids-friendly yang tepat.    Pentingnya Memperhatikan Furniture Kids-Friendly di Ruang Keluarga Memperhatikan furniture kids-friendly di ruang keluarga sangat penting bagi keamanan dan kenyamanan anak. Anak-anak di masa pertumbuhan dan perkembangannya akan selalu mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Maka, pengawasan terhadap anak-anak harus selalu diperhatikan.  Salah satunya dengan membuat ruangan yang aman dan nyaman untuk anak-anak, melalui pemilihan furniture yang tepat. Khususnya pada ruang keluarga, furniture kids-friendly cenderung memiliki sudut bulat, serta menggunakan bahan yang aman. Hal ini akan mengurangi risiko cedera jika anak bermain di sekitarnya.   7 Furniture Kids-Friendly di Ruang Keluarga Memiliki furniture kids-friendly di ruang keluarga merupakan ide bagus untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Furniture penyimpanan akan banyak diletakkan di ruang keluarga, agar dapat dengan mudah merapikan mainan anak dengan cepat. Beberapa furniture di ruang keluarga lainnya ini mendukung desain kids-friendly. 1. Sofa Sofa merupakan furniture yang identik dengan ruang keluarga, yang yang dirancang untuk duduk, berbaring, atau bersantai. Sofa biasanya terdiri dari bingkai yang dilapisi dengan bahan penutup seperti kain, kulit, atau bahan lainnya, serta bantalan untuk kenyamanan. Karena bahannya yang empuk dan nyaman, sofa menjadi furniture kids-friendly. Sofa dengan sudut bulat maupun kaki pendek atau tanpa kaki yang diletakkan di ruang keluarga, aman untuk anak-anak duduk dan bersantai.   2. Puff atau Bean Bag Selain sofa, puff atau bean bag juga cocok diletakkan di ruang keluarga, ruang tamu, maupun kamar tidur. Adapun bean bag adalah jenis kursi atau sofa yang terbuat dari kantong yang diisi dengan polistirena atau biji plastik kecil lainnya.  Furniture kids-friendly ini biasanya memiliki bentuk yang fleksibel dan bisa menyesuaikan dengan posisi duduk pengguna. Puff atau bean bag merupakan opsi yang bagus untuk anak-anak karena menawarkan kenyamanan saat duduk atau berbaring di atasnya tanpa resiko terluka.  3. Ottoman Storage Sebuah ottoman adalah bangku rendah yang berlapis, dan biasanya memiliki kaki. Furniture kids-friendly ini dapat digunakan sebagai alas kaki, meja kopi, atau tempat duduk. Banyak model ottoman saat ini yang berfungsi ganda sebagai penyimpanan tersembunyi. Ottoman memberikan permukaan yang lembut untuk anak-anak bermain. Tempat penyimpanannya bisa untuk menyimpan mainan, buku, atau selimut. 4. Low Storage Dengan keaktifan anak bermain di ruang keluarga, hal ini menciptakan ruangan yang tentunya mudah berantakan. Selain ottoman storage, rak atau laci penyimpanan serbaguna dengan desain rendah (low storage), bisa menjadi solusi membuat ruang keluarga tetap rapi.  Salah satu model low storage yaitu cube storage, yang menawarkan desain kotak-kotak. Kotak-kotak ini berfungsi untuk menempatkan barang-barang anak, seperti buku dan mainan. Furniture kids-friendly ini juga difungsikan sebagai pembatas ruang atau menggantikan partisi yang menghabiskan tempat, dan berbahaya bagi anak.  5. Round Coffee Table Anak-anak yang aktif berlarian, membutuhkan ruang yang luas agar leluasa baginya untuk bermain. Tidak jarang, anak-anak akan sering menabrak benda-benda di sekitarnya. Maka, diperlukan furniture dengan sudut yang tidak tajam atau bahkan melengkung seperti low coffee table.  Meja dengan model rendah ini menawarkan banyak desain, salah satunya berbentuk bulat. Meja bulat ini akan membuat anak aman jika terbentuk, serta kemudahan menjangkau benda diatasnya.  6. Karpet Karpet memberikan lapisan lembut di lantai yang dapat mengurangi risiko cedera jika anak-anak jatuh saat bermain. Anak-anak dapat duduk atau bermain di atas karpet dengan nyaman, tanpa perlu duduk di lantai yang dingin atau keras. Memilih karpet dengan bahan bulu yang lembut, menambah keamanan dan kenyamanan anak saat bermain di atasnya. Anak-anak dapat duduk atau berbaring di atas karpet saat membaca buku, menonton TV, atau bermain game. 7. Chalkboard Menggambar merupakan salah satu hobi anak-anak yang perlu disalurkan. Dinding seringkali menjadi sasaran anak-anak untuk menggambar. Namun, hobi ini tidak perlu dilarang. Chalkboard atau papan tulis kapur menjadi furniture kids-friendly pilihan yang dapat mengakomodir hobi anak. Dengan menyisakan sedikit ruang untuk memasang papan tulis ini, anak-anak bisa mengeksplorasi imajinasinya melalui gambar. Adanya furniture ini menjadi elemen hiburan yang menyenangkan bagi anak-anak.   Baca juga: Tips Menciptakan Desain Apartemen Kids-Friendly   Tips Memilih Furniture Kids-Friendly di Ruang Keluarga Sumber: Freepik   Untuk mewujudkan ruang keluarga kids-friendly, furniture harus dipilih dan dikurasi dengan cermat. Berikut terdapat tips dalam memilih furniture kids-friendly di ruang keluarga.  Gunakan Pelapis yang Tahan Noda dan Tahan Lama Anak-anak dengan keaktifannya seringkali menumpahkan benda seperti makanan atau minuman. Maka, furniture seperti sofa perlu dilapisi pelapis. Pelapis berkualitas yaitu yang tahan noda, tahan lama, dan mudah dibersihkan. Microfiber dan kulit merupakan jenis pelapis yang ideal saat memiliki anak-anak. Pakai Furniture dengan Sudut Bulat Saat memilih perabotan, terutama meja makan, meja tengah, atau meja kopi, tentu harus berhati-hati terhadap sudut yang tajam. Pilihlah sudut-sudut bulat karena kemungkinannya lebih kecil untuk melukai anak. Manfaatkan Furniture Penyimpanan Anak-anak dengan mainannya seringkali membuat rumah berantakan. Memiliki furniture dengan ruang penyimpanan dapat membantu. Contohnya meja kopi dengan laci, rak terintegrasi atau model ottoman storage.  Pertimbangkan Tinggi Furniture Memperhatikan tinggi furniture juga sangat penting. Memilih meja kopi, sofa, dan rak buku dengan model rendah, akan membantu anak menjangkau barang. Hal ini mengajarkan anak untuk lebih mandiri dan menghindari kecelakaan dengan mencoba memanjat atau mencapai barang. Pilih Bahan Kayu Solid atau Logam  Bahan memainkan peran penting dalam memilih furniture kids-friendly. Bahan pada furniture akan mempengaruhi keselamatan anak-anak. Furniture dari bahan kayu solid atau logam merupakan pilihan ideal dan aman karena bahan ini tidak mengandung bahan kimia beracun.   Konsultasikan Interior Rumah Kids-Friendly Bersama Interbox Tidak dipungkiri bahwa anak-anak senang sekali mengeksplor area di sekitarnya, tidak terkecuali ruang keluarga. Maka, furniture di ruang keluarga haruslah mengutamakan keamanan dan kenyamanan anak-anak. Para orang tua harus mengusahakan furniture kids-friendly wajib mengedepankan keselamatan dan kesehatan anak-anaknya.  Jadi, sudah siap untuk menciptakan interior ruang keluarga yang ramah bagi anak Anda? Konsultasikan sekarang juga preferensi ruangan yang Anda inginkan bersama Interbox. Anda juga bisa mendapatkan interior living room kids-friendly secara Custom! Kini Anda dapat menciptakan interior impian dan buat anak Anda senang!

Card Image

Biophilic: Desain Interior Populer untuk Segala Ruangan

Menentukan desain interior yang tepat bagi ruangan, memanglah selalu menarik. Pasalnya setiap desain interior memiliki kelebihan dan keterbatasan yang mesti disesuaikan dengan spesifikasi ruangan.  Mulai dari klasik, modern, hingga minimalis, semua konsep atau gaya dalam desain interior juga memiliki ciri khasnya masing-masing. Seperti juga biophilic, menjadi salah satu konsep atau gaya interior yang sering dijadikan alternatif.  Desain interior biophilic menjadi semakin populer dalam berbagai konteks, termasuk ruang kerja, rumah tinggal, dan fasilitas umum, karena manfaat positifnya untuk penghuni.Penasaran dengan penjelasannya? Cek selengkapnya di bawah ini ya!   Apa itu Desain Interior Biophilic? Desain interior biophilic adalah konsep desain ruang yang bertujuan untuk mengintegrasikan elemen alam ke dalam lingkungan manusia. Konsep ini didasarkan pada pemahaman bahwa manusia memiliki koneksi dengan alam, dan adopsi elemen alam dalam desain ruangan dapat meningkatkan ketenangan fisik, emosional, dan mental.   Ciri-Ciri Desain Interior Biophilic Berikut beberapa karakteristik utama desain interior biophilic yang dapat Anda perhatikan.  Penggunaan Tanaman dan Vegetasi Salah satu ciri khas utama dari desain biophilic, yakni penggunaan tanaman dalam ruangan atau indoor. Tanaman indoor tidak hanya memberikan estetika yang menarik, tetapi juga meningkatkan kualitas udara dengan menyerap polutan dan meningkatkan kadar oksigen. Pemanfaatan Cahaya Alami Desain biophilic juga memiliki ciri yang mengutamakan pencahayaan alami dengan memaksimalkan masuknya cahaya matahari ke dalam ruangan. Cara melakukannya dengan menggunakan jendela besar, atap kaca, atau skylight untuk memberikan cahaya alami yang cukup ke dalam ruangan. Penggunaan Material Alami Material alami seperti kayu, batu, bambu, dan kerikil sering digunakan dalam desain biophilic untuk menciptakan koneksi dengan alam. Penggunaan material ini dapat diterapkan pada lantai, dinding, serta furnitur untuk menciptakan atmosfer yang hangat dan ramah. Seni dengan Pemandangan Alam Pemandangan alam seperti pemandangan pegunungan, danau, atau taman sering kali diintegrasikan ke dalam desain biophilic. Pemandangan alam ini dapat diperoleh melalui jendela besar atau lukisan atau foto alam yang dipajang di dinding. Tambahan Elemen Air dan Suara Alam pada Eksterior Desain biophilic juga mengintegrasikan elemen air, seperti air terjun atau kolam, serta suara-suara alam seperti gemericik air atau suara angin. Hal ini dapat menciptakan suasana yang menenangkan dan menyeimbangkan.   Baca juga: Karakteristik Desain Interior Wabi Sabi Karakteristik Desain Interior Mediterania   Ruangan yang Cocok dengan Desain Interior Biophilic Desain interior biophilic dapat diaplikasikan dalam berbagai jenis ruangan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan terhubung dengan alam. Berikut di antaranya. Kantor Pertama ada ruang kerja atau kantor, yang merupakan salah satu lingkungan di mana desain biophilic dapat memberikan manfaat signifikan. Integrasi elemen alam seperti tanaman indoor, cahaya alami, material alami, serta pemandangan alam dapat meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kesejahteraan karyawan. Ruang Tamu Ruang tamu dengan desain biophilic dapat menciptakan suasana yang santai dan nyaman. Penggunaan tanaman, material alami, serta pemandangan alam dapat menciptakan atmosfer yang mengundang dan menenangkan. Kamar Tidur Desain biophilic dalam kamar tidur dapat membantu menciptakan lingkungan tidur yang lebih nyaman dan menenangkan. Tanaman indoor, pencahayaan alami, dan elemen alam lainnya dapat membantu mengurangi stres serta meningkatkan kualitas tidur. Ruang Makan Kemudian ada ruang makan yang apabila menggunakan desain biophilic dapat menambahkan sentuhan alami yang menyegarkan. Penggunaan tanaman, cahaya alami, dan material alami dapat menciptakan suasana yang hangat dan ramah. Ruang Kantor di Rumah (Home Office) Semakin banyak orang yang bekerja dari rumah, desain biophilic dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif. Integrasi tanaman indoor dan elemen alam lainnya pada home office dapat membantu meningkatkan fokus hingga kreativitas saat melakukan pekerjaan. Ruang Publik Ruang publik seperti perpustakaan, ruang serbaguna, serta ruang pertemuan juga dapat diubah menjadi lingkungan yang lebih nyaman dan terkoneksi dengan alam melalui desain biophilic. Penggunaan tanaman, material alami, dan pemandangan alam dapat menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan mengundang.   Ciptakan Desain Interior Terbaik Kantor Anda Bersama Interbox Desain interior biophilic dapat diterapkan dalam berbagai jenis ruangan dengan memperhatikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing ruangan. Integrasi elemen alam yang tepat dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan produktif bagi penghuninya. Apabila Anda ingin merasakan kemudahan dalam melakukan design interior untuk ruangan Anda, sebaiknya kunjungi Interbox. Anda juga dapat berkonsultasi langsung secara GRATIS untuk menyesuaikan layanan interior yang cocok, antara Tender dan Custom. Jadi tunggu apa lagi? Ciptakan interior ruang yang nyaman untuk seluruh penghuni, bersama Interbox!

Card Image

Penjelasan Lengkap Penggunaan Pilar atau Tiang pada Rumah

Pilar pada rumah memberikan dukungan struktural dan stabilitas arsitektural. Selain itu, pilar menambah daya tarik desain rumah. Seringkali, arsitek menyembunyikan pilar ini di dalam dinding. Namun terkadang, ada juga pilar yang dipasang di tengah ruangan maupun menjadi elemen eksterior yang mencolok. Penggunaan pilar pada rumah masih populer di kalang arsitek, karena menunjang gaya rumah model apapun. Mulai dari model tradisional hingga modern. Simak pengertian pilar lebih dalam sehingga manfaat yang didapat dari penggunaan pilar pada rumah artikel di bawah ini.    Apa yang Dimaksud Pilar pada Rumah? Pilar adalah tiang tegak yang dapat menopang beban berat. Pilar rumah atau kolom dirancang sebagai elemen struktural penopang untuk menahan beban seperti atap atau lantai atas bangunan. Pilar yang kuat dan tahan terhadap tekanan terbuat juga dari bahan kokoh seperti beton, baja, atau bahan lain. Kekokohan desain pilar berfungsi untuk menyalurkan beban dari bagian atas bangunan ke dasar atau fondasi. Selain itu, pilar berfungsi menjaga stabilitas dan kekuatan struktur secara keseluruhan. Pilar mendukung berbagai bentuk dan ukuran yang bisa disesuaikan pada desain arsitektur bangunan, serta kebutuhan struktural yang spesifik.  Bentuk-bentuk pilar yang sering ditemui meliputi bentuk persegi, bulat, balok, bersirip, atau menyempit, tergantung pada tuntutan estetika dan fungsional. Dalam pembangunan, pemilihan material dan dimensi pilar sangat penting untuk memastikan keamanan serta kekokohan bangunan.   4 Manfaat Pilar pada Rumah Dibangunnya struktur pilar pada rumah tentu memiliki banyak manfaat penting, terutama dalam konstruksinya. 1. Dukungan Struktural Pilar pada rumah bertindak sebagai elemen struktural utama yang mendukung beban bangunan di atasnya, termasuk beban dari atap, dinding, maupun. Pilar membantu mendistribusikan berat bangunan secara merata ke dalam pondasi.  Karena fungsi untuk menopang beban, pilar terbuat dari berbagai bahan yang kuat seperti beton, batu alam, batu bata, baja, maupun kayu. Karena karakteristiknya yang kuat, pilar memerlukan sedikit perawatan selama masa pakainya. 2. Stabilitas Pilar memberikan stabilitas struktural yang diperlukan untuk menjaga kekuatan dan kekokohan bangunan. Pilar pada rumah mencegah bangunan dari getaran berlebihan atau pergerakan yang dapat mengancam keamanan penghuninya. Apalagi, di daerah yang rawan terjadi bencana seperti gempa bumi atau angin kencang.  3. Pengaturan Ruang Pilar pada rumah juga digunakan untuk mengatur ruang di dalam bangunan dengan memisahkan area tertentu atau mendukung struktur tangga dan dinding pembatas. Pilar dapat membagi ruang menjadi area yang lebih kecil dan terpisah, tanpa harus menggunakan dinding yang solid.  Ini memungkinkan fleksibilitas dalam desain interior, memungkinkan penggunaan ruang yang lebih efisien. Penggunaan pilar untuk pengaturan ruang membuat kesan luas dan terbuka.  4. Estetika Selain fungsi strukturalnya, pilar pada rumah juga dapat memberikan nilai estetika pada desain rumah. Pilar dapat dihias atau dirancang dalam gaya tertentu untuk menciptakan tampilan yang indah dan sesuai dengan gaya arsitektur rumah.  Pilar dapat dibuat sesuai dengan tema hunian, baik untuk rumah bergaya kontemporer, modern maupun tradisional. Maka, penggunaan pilar sebenarnya fleksibel dalam suatu desain bangunan. Elemen ini juga memungkinkan untuk konstruksi lantai yang terbuka atau ruang yang luas tanpa dinding yang mengganggu.   Baca juga: Model Plafon yang Umum Digunakan untuk Rumah Jenis Material Dinding untuk Rumah di Indonesia   Apakah Penggunaan Pilar pada Rumah Masih Relevan? Sumber: Pexels   Pilar pada rumah merupakan elemen vertikal yang mendukung gaya tekanan dan lentur, mentransmisikan semua beban struktur ke pondasi. Pilar menjadi elemen terpenting untuk mendukung struktur. Tanpa pilar, struktur bangunan rumah menjadi tidak seimbang dan dapat mengakibatkan banyak konsekuensi.  Oleh karena itu, penggunaannya pada rumah masih relevan. Beberapa arsitek bahkan menggunakan pilar sebagai elemen desain yang menarik, dengan memperkuat atau menonjolkan karakteristik geometris atau materialnya.  Dengan menggunakan pilar pada rumah, elemen dekorasi terkesan lebih utuh dan lengkap. Jadi, tidak perlu menambah banyak dekorasi atau furniture yang berlebihan untuk memenuhi estetika ruangan. Pilar dapat terbuat dari berbagai material, termasuk kayu, batu, atau logam, yang bisa dipilih sesuai selera.  Masih dari fungsi estetika, pilar bersifat megah dan menambah kesan sopan pada setiap ruangan. Penempatan pilar yang terkena sorotan sinar matahari, dapat menciptakan efek dramatis pada rumah. Terlebih lagi, pilar mudah dirawat dan bertahan lama dengan perawatan yang tepat.    Cari Jasa Interior Custom untuk Rumah Anda Bersama Interbox Pilar pada rumah merupakan elemen penting dalam menopang beban bangunan paling atas. Pilar mampu mendistribusikan berat bangunan secara merata ke dalam pondasi. Ini membuat suatu rumah memiliki stabilitas untuk menjaga kekuatannya dari guncangan atau getaran berlebih seperti gempa bumi.  Ingin merasakan kemudahan dalam melakukan desain interior pada tempat tinggal Anda? Sebaiknya kunjungi Interbox sekarang! Anda juga dapat berkonsultasi langsung secara GRATIS untuk menyesuaikan layanan interior Custom yang cocok. Jadi tunggu apa lagi? Ciptakan rumah impian yang nyaman, bersama Interbox!

Card Image

Berbagai Rekomendasi Pilihan Furniture untuk Apartemen Tipe Studio

Apartemen studio adalah tipe apartemen yang berisi ruang tamu, dapur, ruang makan, dan kamar tidur, dalam satu ruangan besar. Tipe studio biasanya tanpa dinding, pintu, atau fitur lainnya untuk membedakan satu ruang dari yang lain. Dalam denah lantai studio, satu-satunya ruangan terpisah mungkin adalah kamar mandi.  Walau dengan ruang terbatas, apartemen tipe studio telah menjadi pilihan populer bagi banyak individu yang mencari hunian yang compact namun tetap fungsional. Dengan demikian, furniture apartemen tipe studio menawarkan solusi kreatif untuk memaksimalkan setiap inci ruang yang tersedia tanpa mengorbankan gaya atau kenyamanan.  Dari sofa yang dapat dilipat hingga meja serbaguna, pilihan furniture apartemen tipe studio menawarkan berbagai opsi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi setiap penghuni. Ketahui beberapa rekomendasi furniture serta tips memilih furniture apartemen tipe studio di bawah ini.    Kesalahan Umum dalam Memilih Furniture untuk Apartemen Tipe Studio Apartemen tipe studio merupakan salah satu jenis tipe apartemen yang paling kecil. Ukuran tipe studio mulai dari 20 meter persegi hingga 35 meter persegi. Apartemen studio cocok untuk individu yang tinggal sendiri.  Karena kondisi ruang yang terbatas, pemilihan furniture yang tepat menjadi sangat krusial. Memilih furniture untuk apartemen tipe studio bisa sangat tricky. Hal ini dikarenakan beberapa furniture dapat membuat sebuah ruangan menjadi lebih sempit dan tidak efisien.  Di bawah ini terdapat beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam memilih furniture apartemen tipe studio.  Mengabaikan Area Masuk Salah satu kesalahan umum dalam memilih furniture apartemen tipe studio yaitu mengabaikan fungsi area masuk. Padahal, area masuk bisa dilengkapi dengan berbagai furniture fungsional, seperti rak sepatu atau gantungan kunci. Area ini juga berperan sebagai kesan pertama yang akan diperoleh tamu saat bertamu.  Memilih Ukuran Furnitur yang Salah Kesalahan umum dalam memilih furniture apartemen tipe studio yaitu memilih furniture yang terlalu besar atau terlalu kecil. Kedua ukuran furniture ini dapat menghabiskan ruangan, mempengaruhi flow serta fungsionalitas ruang, bila tidak diatur dengan sesuai.  Mengabaikan Pencahayaan Pencahayaan juga sering diabaikan saat memilih furniture apartemen tipe studio. Pencahayaan yang buruk dapat membuat ruangan terasa gelap dan semakin sempit. Sementara, pencahayaan yang baik dapat membuat ruangan terkesan lebih luas, terasa hangat dan ramah. Lupa Tentang Masalah Penyimpanan Melupakan tempat penyimpanan dapat menyebabkan apartemen tipe studio ini berantakan dan tidak teratur. Kunci apartemen tipe studio agar tetap rapi dan lebih luas, yaitu karena adanya tempat penyimpanan yang baik. Seperti keranjang dekoratif atau rak serbaguna.  Memilih Tren daripada Desain Timeless Memilih mengikuti tren daripada desain yang timeless pada furniture, dapat menyebabkan ruang yang terasa ketinggalan zaman. Bahkan, furniture yang sedang tren bisa menjadi tidak menarik hanya dalam waktu beberapa tahun kedepan saja.   6 Rekomendasi Furniture untuk Apartemen Tipe Studio Sumber: Pexels   Memilih furniture apartemen tipe studio perlu mengedepankan manfaat fungsional, dan beberapa strategi, untuk membuat ruang terbatas menjadi terlihat lebih luas. Untuk memilih furniture yang tepat, di bawah ini terdapat enam rekomendasinya.  1. Wall Bed  Wall Bed adalah jenis tempat tidur yang dirancang untuk dapat dilipat ke dalam dinding atau lemari ketika tidak digunakan. Wall Bed dapat menjadi solusi yang ideal untuk ruang yang sempit atau multifungsi. Tempat tidur perlu dilepaskan untuk digunakan sebagai ruang tamu atau ruang kerja pada siang hari.  2. Transforming Coffee-to-Dining Table Transforming Coffee-to-Dining Table adalah jenis meja yang dirancang untuk berfungsi ganda sebagai meja kopi dan meja makan. Meja ini dapat diubah dari posisi rendah menjadi posisi yang lebih tinggi sehingga cocok untuk digunakan saat duduk di sofa untuk minum kopi atau sebagai meja makan ketika diperlukan. 3. Cabinet with Fold-Away Desk Cabinet with fold-away desk merupakan lemari atau kabinet yang dilengkapi dengan meja yang dapat dilipat. Meja ini biasanya terpasang di dalam kabinet dan dapat ditarik keluar saat dibutuhkan.  Ini bisa digunakan sebagai meja kerja sementara. Ketika sedang tidak digunakan, meja dapat dilipat kembali ke dalam kabinet untuk menghemat ruang. 4. Floating Shelves Menggunakan floating shelves (rak terapung) sebagai furniture untuk apartemen studio. Rak ini terlihat ringan dan lapang karena di tempat yang biasanya ada kaki-kaki rak, sekarang menjadi ruang terbuka. Gunakan floating shelves sebagai rak buku, meja samping tempat tidur, atau bahkan alat-alat dapur.  5. Kaca Besar  Untuk ruang terbatas, meletakkan cermin besar berfungsi untuk membuat ruangan terlihat lebih besar dan lebih terang. Cermin dekoratif yang besar di dinding sebelah jendela, dapat memaksimalkan cahaya alami dan menciptakan titik fokus. 6. Standing Lamp Dibandingkan dengan lampu meja atau overhead lights, standing lamp memanfaatkan ruang vertikal daripada ruang lantai yang terbatas di apartemen tipe studio. Standing lamp memungkinkan tersedianya pencahayaan tambahan tanpa mengorbankan ruang. Jenis lampu ini juga mengurangi banyaknya saklar dan kabel-kabel berserakan yang dihasilkan dari lampu-lampu kecil.    Baca juga: 10 Tipe Kamar Apartemen yang Perlu Diketahui   Tips Memilih Furniture untuk Apartemen Tipe Studio Memilih furniture apartemen tipe studio bisa sangat tricky karena ruang yang terbatas. Berikut terdapat beberapa tips dalam memilih furniture apartemen tipe studio, agar tetap bisa terlihat lebih luas dan tetap nyaman.  Pilih Furnitur Multifungsi Memilih furniture apartemen tipe studio yang utama, yaitu furniture yang memiliki lebih dari satu fungsi. Contohnya seperti wall bed atau transforming coffee-to-dining table. Ini membantu mengoptimalkan ruang yang terbatas dengan memaksimalkan fungsionalitas setiap furniture. Manfaatkan Dinding Gunakan dinding untuk menyimpan barang. Membuat wall shelves atau memanfaatkan furniture vertikal seperti rak dinding atau lemari gantung, bisa menjadi solusi. Furniture seperti floating shelves juga dapat menempatkan barang esensial tanpa memakan ruang lantai tambahan.  Pertimbangkan Furniture yang Transparan Furniture apartemen tipe studio dengan model transparan juga direkomendasikan. Meja kaca atau kursi akrilik, cenderung tidak menghalangi pandangan atau membagi visual ruang. Bahkan, model furniture ini bisa menciptakan kesan ruang yang lebih terbuka dan luas. Gunakan Cermin Cermin besar dapat mencerminkan cahaya alami dan ruangan, menciptakan ilusi ruang yang lebih besar serta terbuka. Ini membantu mengatasi rasa sesak yang sering terjadi dalam apartemen tipe ini. Cermin seringkali menjadi solusi paling populer untuk mengatasi ruang terbatas dalam apartemen tipe studio.   Pilih Warna Cerah Warna cerah seperti putih, krem, atau abu-abu membantu menciptakan kesan ruangan yang lebih luas dan terang. Hindari menggunakan warna gelap yang bisa membuat ruangan terasa lebih kecil. Aplikasikan warna cerah pada dinding dan juga pada berbagai furniture apartemen tipe studio.   Konsultasikan Interior Apartemen Anda Bersama Interbox Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih furniture apartemen tipe studio. Trik-trik seperti memanfaatkan dinding sebagai tempat penyimpanan, menggunakan cermin dan memilih warna cerah, merupakan cara untuk membuat kesan yang lebih luas. Jadi, sudah siap untuk menciptakan interior yang seimbang pada apartemen Anda? Konsultasikan sekarang juga preferensi desain interior yang Anda inginkan bersama Interbox. Anda juga bisa mendapatkan interior sesuai keinginan secara Custom! Kini Anda dapat menciptakan desain interior impian Anda!

Card Image

Berbagai Model Plafon yang Umum Digunakan untuk Rumah

Plafon bukan hanya sekedar atap dalam sebuah ruangan yang berfungsi sebagai penutup. Plafon juga termasuk dalam elemen desain yang mendukung estetika ruangan. Estetika ruang menjadi lengkap berkat kehadiran plafon yang serasi dengan komponen desain interior lainnya.  Mengetahui berbagai model plafon serta karakteristik unik masing-masing model plafon dapat memberikan wawasan yang berharga dalam merancang sekaligus memperindah interior. Dari stretch ceiling hingga plafon bergaya domed, setiap model menawarkan keunikan dan kelebihan tersendiri.  Memilih model plafon yang sesuai dengan gaya rumah sangat penting dilakukan. Di bawah ini, terdapat beberapa model plafon yang umum digunakan pada hunian.    Pentingnya Mengetahui Berbagai Model Plafon Plafon merupakan bagian dari interior suatu bangunan yang terletak di bagian atas ruangan dan berfungsi sebagai penutup atas dari ruangan tersebut. Mengetahui berbagai model plafon sangat penting karena setiap model punya fungsi dan keserasiannya masing-masing dengan desain interior rumah.  Selain itu, plafon bukan hanya sekedar elemen dekoratif dalam sebuah ruangan, tetapi memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan maupun fungsionalitas ruangan. Struktur atap, saluran kabel, dan pipa yang letaknya di langit-langit, terlihat sangat tidak rapi apabila dibiarkan begitu saja.  Maka, menggunakan plafon akan memberikan tampilan yang rapi dan estetis pada ruangan. Plafon juga mampu mengatur suhu, akustik ruangan, dan memberikan pencahayaan yang merata dengan pemasangan lampu-lampu di dalamnya.    8 Model Plafon untuk Rumah Sumber: Pexels   Elemen dekoratif sekaligus fungsional seperti plafon berpengaruh besar terhadap tampilan dan nuansa ruangan. Oleh karena itu, memilih model plafon untuk rumah sangat penting. Berikut delapan model plafon rumah yang umum digunakan.  1. Stretch Ceiling Stretch ceiling merupakan model plafon yang terbuat dari bahan PVC dan dipasang di atas rangka atau struktur penyangga di langit-langit ruangan. Stretch ceiling mampu menciptakan permukaan plafon yang rata dan mulus, bahkan di ruangan dengan bentuk atau dimensi yang kompleks.  Model plafon ini juga memungkinkan untuk pemasangan lampu tersembunyi, speaker, dan sistem tata udara. Stretch ceiling tersedia dalam berbagai warna, tekstur, dan pola, sehingga memberikan fleksibilitas dalam desain interior.  Model ini juga tahan air dan mudah dibersihkan, membuatnya cocok untuk digunakan di ruang-ruang seperti kamar mandi atau dapur. 2. Waffle Ceiling Sesuai dengan namanya, waffle ceiling termasuk model plafon yang memiliki pola berulang berbentuk kotak-kotak dan menonjol ke atas, dengan tampilan yang menyerupai wafel. Pola waffle terdiri dari balok-balok yang saling terhubung dan menciptakan efek visual yang menarik serta dimensi tambahan.  Waffle ceiling menjadi pilihan desain interior yang bertujuan untuk menciptakan tampilan elegan dan berkelas dari sebuah ruangan, serta memberikan karakteristik desain yang menonjol. Plafon model ini biasanya dari berbagai bahan, termasuk kayu, gipsum, atau bahan lainnya. 3. Domed Ceiling Domed ceiling merupakan model plafon berbentuk kubah di bagian atas ruangan. Domed ceiling berbentuk setengah bola atau setengah elips, yang menciptakan efek visual yang menarik serta memberikan nuansa ruangan yang luas, mewah, dan dramatis Domed ceiling menjadi fitur estetika yang mencolok dalam desain interior. Model ini juga menambahkan sentuhan artistik dan elegan ke ruangan. Model plafon domed biasanya digunakan untuk ruangan yang lebih besar, seperti lobi, pintu masuk, dan ruang makan. 4. Coffered Ceiling Coffered ceiling merupakan jenis plafon yang dihiasi dengan panel-panel kotak atau pola geometris lainnya. Panel-panel ini biasanya ditinggikan sedikit di atas permukaan langit-langit utama, menciptakan efek dimensi dan kedalaman visual.  Coffered ceiling dianggap sebagai elemen arsitektur yang mewah dan memberikan sentuhan elegan pada ruangan. Model plafon ini cocok dipasang ke ruangan yang berukuran besar seperti ruang tamu atau ruang santai.   5. False Ceiling (Drop Ceiling) False ceiling atau juga dikenal sebagai drop ceiling, adalah struktur tambahan yang dibangun di bawah plafon utama suatu ruangan. False ceiling biasanya digunakan untuk tujuan praktis, karena membantu menyembunyikan layanan seperti kabel listrik, saluran AC, pencahayaan, dan lainnya.  False ceiling memberikan nilai kepada ruangan manapun melalui kebersihan. Maka, model plafon ini membantu menciptakan atmosfer yang lebih estetis dan fungsional dalam ruangan. 6. Tray Ceiling (Recessed Ceiling) Tray ceiling, atau dikenal sebagai recessed ceiling, adalah plafon yang memiliki pola bertingkat atau bagian tengahnya lebih tinggi daripada bagian tepinya. Ini menciptakan efek visual menyerupai tray (baki).  Tray ceiling sering digunakan untuk menambah dimensi visual dan detail arsitektural ke ruangan. Model plafon ini sangat bagus untuk ruangan besar yang menggunakan lampu pot, karena memungkinkan penciptaan lingkungan pencahayaan yang bernuansa dramatis. 7. Beamed Ceiling Beamed ceiling adalah model plafon yang memiliki balok penopang yang terlihat di atas permukaannya. Balok-balok ini bisa menjadi bagian struktur dari bangunan atau ditambahkan secara dekoratif untuk memberikan tampilan yang khas.  Beamed ceiling memberikan nuansa tradisional atau rustik pada ruangan. Model plafon ini seringkali ditemukan di hunian pedesaan atau bergaya cottage. Di hunian modern, sebagian besar desain beamed ceiling dilengkapi dengan fake beamed yang melintasi seluruh panjang ruang tertutup.  8. Cathedral Ceiling Cathedral ceiling adalah istilah yang merujuk pada atap yang tinggi dan cenderung mengikuti bentuk atap bangunan, mirip dengan plafon di dalam gereja-gereja katedral kuno. Cathedral ceiling biasanya memiliki kemiringan yang curam dan tinggi di tengah ruangan. Model ini menciptakan ruang yang luas dan terbuka di bagian tengah ruangan dengan dinding-dinding yang naik ke atas. Model plafon katedral sering ditemukan dalam rumah-rumah dengan desain kontemporer atau rumah-rumah dengan gaya arsitektur yang lebih tradisional.   Baca juga: Kelebihan Atap Rumah Berbahan Fiber   4 Tips Memilih Model Plafon untuk Rumah Banyaknya model plafon yang tersedia, terkadang membuat bingung saat memilih plafon yang tepat. Terdapat beberapa tips memilih model plafon untuk rumah. Sesuaikan dengan Gaya Desain Rumah Pilihlah model plafon yang sesuai dengan gaya desain rumah. Misalnya, plafon dengan detail klasik cocok untuk rumah bergaya tradisional, sementara plafon minimalis mungkin lebih cocok untuk rumah bergaya modern. Sesuaikan model plafon juga dengan tinggi ruangan. Untuk ruangan dengan langit-langit rendah, pilihlah model plafon yang tidak terlalu menonjol atau terlalu rumit agar tidak membuat ruangan terasa lebih kecil. Pertimbangkan Fungsionalitas dan Kepraktisan Pertimbangkan fungsionalitas plafon, seperti kemampuannya dalam meredam suara atau menyerap panas. Plafon yang baik dapat membantu meningkatkan kenyamanan akustik dan termal di dalam rumah. Pertimbangkan juga faktor kepraktisan dalam pemilihan model plafon. Misalnya, plafon yang mudah dibersihkan dan tahan terhadap noda atau kelembaban akan memudahkan perawatan sekaligus pemeliharaan rumah. Pilih Material yang Tepat Pilihlah material plafon yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi. Beberapa pilihan material meliputi gypsum, kayu, logam, dan PVC. Pastikan juga material tersebut mudah perawatan dan tahan terhadap kondisi lingkungan rumah. Pemilihan material plafon yang tahan terhadap kelembaban dan kerusakan sangat penting. Terutama di area yang rentan terkena air seperti kamar mandi atau dapur. Perhatikan Pencahayaan Perhatikan juga cara pencahayaan yang akan dipasang di ruangan tersebut. Beberapa model plafon mungkin lebih cocok untuk menutupi instalasi lampu tertanam, sementara yang lain mungkin lebih cocok untuk instalasi lampu gantung atau lampu sorot. Beberapa material plafon juga memiliki kemampuan untuk memantulkan cahaya dengan baik, membantu dalam penyebaran cahaya secara merata di ruangan. Ini dapat meningkatkan pencahayaan alami dan mengurangi ketergantungan pada pencahayaan buatan.   Cari Jasa Interior Custom untuk Rumah Anda Bersama Interbox Plafon merupakan bagian penting dari rumah yang berfungsi menutup langit-langit yang penuh dengan kabel, pipa, struktur atap dan lainnya. Tidak hanya untuk membuatnya tertutup, plafon memiliki fungsi sebagai elemen dekorasi dengan berbagai model yang disesuaikan dengan gaya rumah dan kebutuhan.  Apabila Anda ingin merasakan kemudahan dalam melakukan desain interior pada tempat tinggal Anda, sebaiknya kunjungi Interbox. Anda juga dapat berkonsultasi langsung secara GRATIS untuk menyesuaikan layanan interior Custom yang cocok. Jadi tunggu apa lagi? Ciptakan rumah impian yang nyaman, bersama Interbox!